Monopoli Proyek Pipa PDAM Bandarmasih, Demo di Kejati

 Polkam

SuaraBorneo.com, Banjarmasin – Puluhan masyarakat melakukan aksi demo karena banyak kasus-kasus yang sudah dilaporkan belum di usut tuntas oleh Kejaksaan Tinggi Provinsi Kalimantan Selatan, oleh karena itu mereka melakukan aksi demo lagi, Kamis (2/11/2017) di depan kantor Kejaksaan Tinggi Kalsel beralamat jalan D.I. Panjaitan kota Banjarmasin.

 

Aksi dari demo tersebut mempertanyakan PT. Chindra Santi Pratama selaku direktur Adi Surya Dewa dalam melakukan proyek pemasangan pipa PDAM dikuasai sejak tahun 2012 terindikasi memonopoli pengadaan – pemasangan pipa PDAM Bandarmasih, apa ada permaianan dengan Direktur PDAM Muslih sebelum terjerat kasus OTT beliau sering berada di kantor perusahaan tersebut, walaupun perusahaan lain yang mengerjakan tetap dibelakangnya perusahaan tersebut, karena sering melakukan bongkar pasang atau tambal sulam selalu ada perbaikan mengakibatkan jalan jadi rusak yang sudah bagus diperbaiki, maka dari semua itu minta penyelesaian atau diusut, kata H.M. Hasan selaku ketua aksi demo.

 

Selesai mengenai masalah pipa PDAM yang jadi pertanyaan dari aksi demo tersebut mengenai Kabupaten Balangan 6 SKPD mengambil dana sebelum diketuk Paripurna berjumlah sekitar Rp. 6-8 Milyar, serta DPRD Kabupaten banjar mengenai perjalanan dinas fiktip, harapan dari aksi demo tersebut agar Kejati sepecepat menuntaskan kasus-kasus yang sudah dilaporkan. (M.Ad)

Related Posts

Tinggalkan Balasan