Prihatin, Ada Retakan di Jembatan Kayu Tangi

SuaraBorneo.com, Banjarmasin – Jembatan penghubung antara jalan S. Parman ke jalan Brigjend H. Hasan Basri (Kayu Tangi), juga merupakan jalur penghubung antara provinsi Kalsel dan Kalteng, yang terletak di atas sungai Kuin Banjarmasin Utara, kondisi saat ini memprihatinkan, karena ada retak di bagian sambungan jembatan.

“Selain itu, jembatan ini memang kerap dilintasi kendaraan besar, truk puso, kontainer untuk membawa barang menuju ke Kalteng. Takutnya pas mobil melintas jembatan itu sudah tidak kuat lagi menahan beban, akhirnya ambruk. Karena kondisi jembatan saat ini prihatin, namun belum dilakukan perbaikan.

Untuk itu, kami berharap adanya perbaikan terhadap jembatan tersebut, memang fondasi jembatan tersebut saat kuat tetapi sambungannya yang retak dan selayaknya diperbaiki. Memang kelihatannya rusak ringan, bila kondisinya dibiarkan terlalu lama dikhwatirkan dapat membahayakan transportasi yang melintasi jembatan tersebut. Kami berharap Pemprov Kalsel meresponsif dan tanggap dengan kondisi itu. Jangan sudah terjadi hal yang tak diinginkan baru bertindak. Kondisi tersebut perlu mendapatkan perhatian, terutama demi keselamatan yang melintasi jembatan tersebut. (M.Ad)

Check Also

Ketua KONI Kapuas : Cabor Diminta Tertib Administrasi dan Tingkatkan Prestasi Atlet

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kapuas, H Saferaniansyah meminta, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.