Hasan Ismail: Menunggu Dokumentasi Panlak Muskot KNPI Banjarbaru

 Daerah, Umum

 

Kami masih menunggu dokumentasi hasil Muskot dari Panlak Banjarbaru, kata Hasan Ismail Ketua KNPI Provinsi Kalsel saat diminta tanggapannya perihal Muskot KNPI IV Banjabaru ( baca Suara Borneo 13/11).

Menurut sumber, Panlak (panitia pelaksana) lalai dalam laksanakan Musyawarah Kota (Muskot) IV Banjarbaru, yaitu sebagaimana tahapan-tahapan yang tersusun sebelumnya tidak dilaksanakan hingga sampai dibukanya Muskot sampai pada Sidang Pleno pertama dibuka. Tahapan yang terlewatkan padahal sangatlah krosial dan urgent yakni  menjadwalkan dan laksanakan verifikasi Organisasi Kepemudaan (OKP) syarat keabsahan sebagai OKP peserta penuh sebagaimana mandat dari apimda setahun sebelumnya di Hotel Fave Banjarbaru, dan tahapan dibukanya pendaftaran Bakal Calon Ketua sesuai dengan  Peraturan Ornanisasi (PO) KNPI Nomor 02/PO/KNPI/IV/2015.

Fatalnya lagi, jelas Abdul Haris yang mengikuti Muskot sebagai undangan bahwa, Sidang Pleno Pertama dengan Pimpinan Presidium tidak ada membaca dan menetapkan OKP-OKP sebagai peserta maupun jumlahnya, dan tanpa ada pengarahan dari  Panitia Pengarah, langsung saja pada pembahasan materi tata tertip.

Kelalaian pihak panlak yang melewatkan tahapan sebagaimana petunjuk pelaksana dan petunjuk tekhnis Musyawarah KNPI baik Provinsi ataupun Kabupaten Kota, sebagai panduan yang baku. Disinilah pangkalnya,  ujar Abdul Haris mantan Ketua DPD KNPI Kabupaten Barito Selatan Periode 1993-1996,  hingga terjadi pelanggaran atau tidak di indahkannya segala peraturan yang di tetapkan dari hasil Kongres KNPI XIV Papua 2015.

Dirincikan Haris pula, 36 suara yang memilih kandidat ketua yakni Dr Edy Elminsyah Jaya S.Pi,SH,SH,SE,MS dan patahana H. Indra Putera. SSTP. MM. yang menghasilkan Edy lebih unggul 4 suara itu jika saja diverifikasi sebelumnya, jumlahnya tidak lebih dari hitungan jari. (Aha-bjb)

Related search

    No internet connection No internet connection

Related Posts