Kasus Penganiyaan Oknum Polisi Berujung Damai

 Crime & Hukum, Umum

SL-3

SuaraBorneo.com, Banjarbaru –  Penganiyayaan menimpa Fajar warga Sekumpul Martapura oleh oknum Polsekta Banjarbaru, kasusnya berujung damai. Juga laporan Kasi Pertamanan Banjarbaru terhadap Fajar yang dituduh melakukan pengrusakan kursi di Lapangan Murjani, juga dianggap selesai.

Supiansyah Darham Pengacara Fajar membenarkan kliennya melakukan perdamaian dengan Jainah Machran Kasi Pertamanan Kota Banjarbaru. Sebaliknya pula laporan atas pemukulan oleh oknum Polres di Propam Polres Banjarbaru juga di cabut,  pada selasa (21/11/2017)

Penganiayaan yang dilakukan oleh oknum polisi dari Polsek Banjarbaru, HF (19) Warga Kelurahan Sekumpul Martapura tersebut, melalui kuasa hukumnya melaporkan tindakan yang dia alami Ke Propam  Polres Banjarbaru, kejadian berawal dari patahnya kaki kursi taman  di tepi Lapangan Murjani, karena ia angkat di bagian kiri untuk mengambil rokok yang jatuh dibawah kursi, namun karena kaki kursi patah lalu hilang keseimbangan dan jatuh  dan menimbulkan suara yang cukup nyaring.  Hal ini mengundang Satpol PP Kota Banjarbaru  yang berada di kantornya mendatangi  ia dan temannya dimintai keterangan.  Ia selanjutnya menjelaskan apa yang terjadi  sesungguhnya. Tetapi, tidak lama berselang ia dan temannya dijemput polisi dari Polsek Banjarbaru.

Kapolsek Banjarbaru Kota, Madyo Pranowo menjelaskan, bahwa kedua pihak telah melakukan mediasi dan sepakat untuk tidak diselesaikan secara jalur hukum namun secara musyawarah mufakat.

“Kalau saya setuju-setuju saja lebih mengutamakan kekeluargaan daripada proses hukum,” ucap Kapolsek. (Aha-Bjb)

Related Posts