Bukti, Orang Bilang Cinta Itu Buta

 Life Style


SuaraBornoe.com – Memang tidak ada penjelasan pasti mengapa seseorang dapat jatuh cinta, karena kerap kali kita mendengar cinta itu tanpa alasan. Ketertarikan terhadap seseorang bisa saja dari sikap yang orang lain berikan ataupun terdapat kesamaan minat atau sifat antara satu sama lain. Kadang kala jatuh cinta memang sulit di mengerti, hal tersebut terjadi begitu saja. Namun, terdapat fakta unik tentang perasaan jatuh cinta yang manusia rasakan, seperti yang dilansir dari Vidio.com, Kamis (10/8/2017).

Di saat masa pendekatan atau yang biasa disebut PDKT, seseorang akan saling mencari tahu apa yang pasangan sukai atau apa yang mereka lakukan. Dari tahap PDKT, biasanya banyak informasi yang akan Anda dapatkan hingga akhirnya menemukan ketertarikan. Ternyata sebuah penelitian mengatakan kesamaan latar belakang, bukanlah menjadi alasan mengapa manusia merasakan jatuh cinta.

Menurut peneliti dari New Mexico, ketertarikan seseorang berpengaruh pada Bilateral Symmetry. Bilateral Symmetry adalah kesimetrisan bentuk wajah, yang mempengaruhi menarik atau tidaknya wajah kita. Survei membuktikan bahwa semakin simetris wajah kita, maka akan semakin terlihat memesona. Bukan hanya wajah saja, tubuh kita juga memiliki unsur simetris atau tidaknya.

Selain itu, terdapat juga penelitian mengenai zat kimia Pheromones. Zat kimia ini diproduksi oleh tubuh dan dapat dideteksi oleh hidung. Sebuah survei membuktikan bahwa ternyata kebanyakan wanita memilih pria yang memiliki DNA berbeda dengan DNA wanita.

Ternyata pepatah “cinta itu buta”, mungkin saja bisa salah. Karena bukan diri sendiri yang memutuskan ingin jatuh cinta dengan siapa. Namun, DNA yang memutuskan Anda untuk tertarik kepada seseorang dengan DNA yang berbeda. (Ad-Bjm/L6)

Related Posts

Tinggalkan Balasan