Sidang ke Dua Muslih-Trensis, Saksi Legislatif Eksekutif Dihadirkan

 Crime & Hukum, Umum

Untitled-1

SuaraBorneo.com, BANJARMASIN – Bersambung kembali sidang lanjutan kedua kasus dugaan suap penyertaan modal Pemko Banjarmasin kepada PDAM Bandarmasih, Selasa (28/11) mulai pukul 10.00 Wita, di PN Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) jalan Pramuka Km. 6 Banjarmasin.

Kelanjutan sidang ini, dua terdakwa mantan direktur utama PDAM Bandarmasih Ir. Muslih, dan Drs. Trensis, saksi yang dihadirkan 12 orang dari eksekutif dan legislatif Kota Banjarmasin, terdiri dari Iwan Rusmali, Ketua Pansus Andi Effendi, H. Rudiani, Ketua DPRD Kota Banjarmasin yang baru Hj. Ananda, dan lainnya, sidang di pimpin majelis hakim ketua Sihar Hamonangan Purba, S.H., beliau juga merupakan Wakil Ketua PN Banjarmasin, di dampingi dua anggota, Affandi, S.H., dan Dana Hanura, S.H., empat orang jaksa penuntut umum dari KPK, dan empat orang penasehat umum.

Pertanyaan dari jakas Penuntut Umum KPK, Tambahan penghasilan bulanan yang resmi atau yang tidak resmi, “bahwa sesuai kebijakan Ketua DPRD Kota Banjarmasi Iwan Rusmai bahwa semua anggota DPRD kota banjarmasin supaya mendapatkan penghasilan yang resmi maupun tidak resmi dari mitra eksekutif terkait maka dibentuklah pansus”, dari Ketua “Pansus dibentuk dari Bank Kalsel untuk komisi III dan IV, dari PDAM untuk komisi II dan I supaya dari segi pendapatan merata”, kata Andi

Jumlah uang suap dari Rp 100 juta, memang cuma berjumlah Rp 95 juta, dipotong Muslih Rp 5 juta untuk melancarkan persetujuan penyertaan modal Pemko Banjarmasin ke PDAM, dari semua pernyataan dari saksi bahwa semua anggota Dewan termasuk Pansus semuanya menerima uang suap, Iwan Rumali pertama menerima Rp 5 juta kemudian Rp 25 juta pada hari yang sama Rp 3,5 juta total berjumlah Rp 33.500.000, Andi Effendi menerima sebesar Rp 10 juta. Rencananya dari Rp 100 juta dibagi dua untuk Andi dan Iwan Rp 50 juta sisanya Rp 50 juta diserahkan kepada H. Rudiani untuk dibagikan kepada anggota Pansus.

Pernyataan dari saksi penyertaan modal untuk PDAM Bandarmasih selama empat tahun 2017-2021, Konfirmasi keterangan dari H. Rudiani penyertaan modal seluruhnya sebesar Rp 50.736.095.598,73, sidang masih berlanjut. (Ad/Bany)

Related Posts

Tinggalkan Balasan