Luar Biasa, Jamaah Membludak Maulidan di Mesjid Jami

 Umum

B10

SuaraBorneo.com, Banjarmasin – Luar biasa sebagai para tamu Rasulullah SAW berdatangan dalam perayaan Maulida Nabi Besar Muhammad SAW yang diselenggarakan di Mesjid Jami Sei Jingah di pimpinan oleh guru H. Zuhdi, Jum’at (1/12) pagi, mulai pukul 06.00 Wita setelah Sholat Subuh sampai selesai, bertempat jalan Mesjid Jami Sei Jingah kota Banjarmasin, acara di isi dengan pembukaan panitia, pembacaan Salawat Nabi, pembacaan ayat Suci Al-Qur’an, dihadiri seseorang keluarga dari Al Umar bin Hafidz Tarim dari Hadromaut sebagai siraman rohani berbahasa Arab langsung diterjemahkan.

Diluar perkiraan banyaknya jamaah yang datang dari berbagai tempat diluar dugaan panitia, bertambah banyak tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. para jamaah berdatangan mulai tengah malam di pagi hari pada jam 02.00 Wita berduyun-duyun berdatangan dari tempat-tempat jauh seperti dari Martapura, Banjarbaru, Kapuas, Marabahan mereka langsung menunggu di mesjid jami untuk berjamaah sholat Subuh sampai waktu perayaan Maulid dimulai, panitia sudah menyiapkan makanan berupa nasi bungkus bersama snack sekitar 30.000 akhirnya terpenuhi untuk dibagikan kepada para jamaah, jamaah membludak berdatangan sampai tidak memenuhi lapangan mesjid sampai di jalan raya dan jembatan,  tempat parkir penuh memanjang di jalan Sei Jingah dan jalan Antasan Kecil Timur bahkan khusus lokasi halaman parkir untuk jamaah sudah penuh, jalan sementara di tutup tidak bisa di lewati karena sudah penuh dengan jamaah berdirian di jalan raya sampai ke jembatan Antasan Kecil Timur, acara Maulid Nabi tersebut berakhir sekitar jam 09.30 Wita.

Untuk mengisi ceramah di hadirkan seorang Habid keluarga (sepupunya) Al Umar bin Hafidz Tarim dari Hadromaut dari Hadromaut dengan berbahasa Arab tetapi di terjemahkan langsung di dampingi guru H. Zuhdi, memang setiap tahun di bulan Rabiul Awal umat Islam khusus di Mesjid Jami yang merupakan Sekumpulnya Martapura berkat dari guru beliau M. Zaini Abdul Ghani, biasa disebut (Guru Izai), mengadakan acara Maulid sebagai peringatan hari lahirnya Nabi Besar Muhammad SAW, beliau adalah teladan hidup yang menyemai banyak kebaikan dalam rangkaian keindahan hidup. Keteladanan yang akan senantiasa layak diikuti setiap generasi dari semua generasi sekarang maupun yang akan datang. (Ad-Bjm)

Related Posts