BPK Tiap Hari Galang Dana Jadi Usaha Cari Rezeki

 Umum

BB3

SuaraBorneo.com, BANJARMASIN – Pemkot Banjarmasin khususnya Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Kebakaran (BPBDK) sudah melarang tiap anggota Badan Pemadam Kebakaran (BPK) untuk menggelar kegiatan minta-minta untuk pengumpulan sumbangan di jalanan atau ke rumah-rumah warga.

“Bukannya kami pelit untuk tidak memberi sumbangan, tetapi kadang terganggu pada siang hari mau istirahat, di kejutkan seseorang mengetuk pintu, sekali di buka ternyata anggota BPK, meminta sumbangan dengan menyerahkan selembaran kertas, seperti kercis parkir saja, tiap hari, kadang 2 – 3 BPK”, kata warga. Bukan di seluruh wilayah kota Banjarmasin saja tetapi sampai ke wilayah Anjir kabupaten Batola, mereka menggalang dana.

Jangan di khawatirkan lagi untuk menangani musibah kebakaran di setiap kampung sampai tiap RT di kota Banjarmasin sudah mempunyai organisasi Barisan Pemadam Kebakaran (BPK), sampai memecahkan Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan jumlah BPK terbanyak di dunia pada tahun 2015 lalu, BPK Banjarmasin yang terdaftar saat itu sebanyak 447 unit, tujuh diantaranya dengan trasportasi sungai, apalagi di tahun 2017 ini bertambah lebih banyak lagi, sekitar 500 lebih, belum sempat kebakaran mengenai rumah yang lain sudah beberapa puluhan bahkan ratusan unit BPK sudah menyerbu lokasi tersebut.

Jadi untuk penggalangan dana cuma boleh di wilayah masing-masing yang sudah mempunyai organsasi sosial BPK, tidak perlu lagi menggalang dana ke wilayah perkampungan lain, jangan di jadikan usaha, ini cuma bhakti sosial untuk membantu musibah kebakaran di utama kampung sendiri, kata rekanan. (Ad-Bjm/IMB)

Related Posts

Tinggalkan Balasan