Mengenaskan, Dalam Sepekan Tiga Orang Bunuh Diri di Kota Banjarmasin

 Crime & Hukum, Umum

Untitled-1

SuaraBorneo.com, BANJARMASIN – Sangatkan mengenas dalam satu pekan ini telah terjadi korban bunuh diri, tidak tanggung-tanggung lagi berjumlah tiga orang di kota Banjarmasin, Rabu malam (6/12) dua orang pada pukul 19.30 dan 20.00 Wita, korban pertama benar-benar dalam posisi tergantung, satu orang lagi sudah dalam keadaan telungkup, di jalan Belitung dan jalan Sulawesi kota Banjarmasin.

Korban pertama kali atas nama SL (35) pada hari Kamis siang 31 Nopember 2017 pada pukul 11.30 Wita, sempat di bawa ke rumah sakit Islam, sekitar dua hari korban baru meninggal dunia, sumber informasi rekanan emergency, beralamat jalan Sulawesi RT.16 kelurahan Pasar Lama Banjarmasin Tengah.

Korban kedua atas nama R (50), posisi tergantung sudah dalam keadaan meninggal dunia, Rabu malam (6/12) pada pukul 19.30 Wita, beralamat di jalan Belitung Darat gang Swadaya RT.09 kelurahan Belitung Utara Banjarmasin Barat.

Korban ketiga atas nama AA (17), posisi korban sudah di bawah tergeletak di atas kasur, dalam keadaan sudah meninggal dunia, Rabu malam (6/12) pada pukul 20.00 Wita, alamat sama dengan korban pertama di jalan Sulawesi RT.16 kelurahan Pasar Lama Banjarmasin Tengah.

Korban ketiga AA, masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, saksi pertama IP, se waktu melewati rumah korban, ayah korban HD dalam keadaan sedih, terus saksi bertanya “ada apa, orang tuanya bilang anaknya telah tewas gantung diri, pada saat itu dua teman korban keluar dari rumah, bagaimanapun saat di lapangan tidak bisa di simpulkan, tinggal menunggu penyelidikan dari aparat kepolisian, korban di bawa ke rumah sakit Ulin Banjarmasin untuk di visum.

Bagaimana aparatur pemerintahan menyingkapi masalah ini, keadaan masyarakatnya, kejadian bunuh diri ini, faktor paling dominan masalah ekonomi, bagaimana perekonomian masyarakat bisa menjadi makmur dan sejahtera, supaya tidak ada lagi jalan pintas untuk mengakhiri hidupnya. (Ad-Bjm)

Related Posts

Tinggalkan Balasan