Khutbah Jumat: Menghadapi Tuduhan Atau Fitnah

Untitled-1

SuaraBorneo.com, BANJARMASIN – Setiap hari Jum’at para umat Islam khususnya kaum lelaki melaksanakan sholat Jum’at berjamaah, baik yang sedang melakukan aktvitas di perkantoran atau yang sedang berdagang di pasar, sudah kebiasaan bagi seluruh umat Islam di dunia, berduyun-duyun berangkat ke mesjid tempat mereka berada, Jum’at (8/12), Mesjid Jami Sei Jingah Banjarmasin.

Isi dari khotbah tersebut selalu mengingatkan kepada jamaah, “Meningkatkan keimanan mengerjakana apa yang diperintahkan Allah SWT dan menjauhi apa yang dilarangNya, mungkin di antara kita pernah di tuduh atau di fitnah sebagai pembohong egois, tidak punya perasaan, penghianat, pencuri, selingkuh, zolim, atau tduhan lainnya, padahal tidak kita dilakukannya.

Untuk menghadapi segala tuduhan itu maka sebaiknya, “kita cek apa yang dituduhkan itu benar, memperbaiki ucapan kata-kata kita, ingatlah akan aib dan dosa, merenungkan apa yang telah kita perbuat apakah dosa terhadap manusia atau kepada Allah, maka seharusnya kita bertaubat, berdoa minta petunjuk untuk mendapatkan hidayah-Nya, sholat istiharoh apa yang telah kita perbuat selama ini, menghibah tudahan kepada kita maka yang menuduh akan mendapatkan azab dari Allah SWT, kata khotib khutbah.

Apa yang sesuatu yang kita kerjakan tanpa di kontrol oleh agama, otomatis akan menjadi carut marut, keadilan berkurang, kepentingan pribadi selalu di utama, tanpa memperhatikan merugikan orang lain, dengan adanya larangan agama, maka kita bisa kontrol diri mana yang benar dan yang salah tanpa merugikan orang lain. (Ad-Bjm)

Check Also

Panik Saat Kepergok Sedang Beraksi, RD Tewas Terkena Serangan Jantung

SAMARINDA – Selasa, 23/10/2018. Nasib naas menimpa pemuda asal Samarinda ini,  pasalnya, ia ditemukan tak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.