Kejutan, Kapolda Kalsel Sidak Pasar Tradisional di Banjarmasin

image

Suaraborneo.com, BANJARMSIN – Pedagang pasar dan masyarakat mendapat kejutan dengan kunjungan seorang Kapolda Kalsel Brigjen. Pol. Drs. Rachmat Mulyana, Jum’at (15/12), merupakan kunjungan yang pertama kalinya seorang Kapolda Kalsel ke pasar tradisional, menjelang pergantian tahun baru dan hari Natal melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di kawasan pasar di Kota Banjarmasin, antara lain pasar Sentra Antasari, pasar Beras Teluk Kelayan, dan Pasar Lima.

Pada kunjungan tersebut Kapolda Kalsel Brigjen. Pol. Drs. Rachmat Mulyana, di damping oleh, DirReskrimsus KBP. Rizal Irawan, SIK.M.H., DirBinmas KBP. Drs. Tata Suwarta, Kaporesta Banjarmasin KBP. Anjar Wicaksana, SIK.M.AP., Kadis Perdagangan, Kadis Pertanian dan Holtikultura, Kadis Ketahanan Pangan, Kadis Pasar, Kadis Perindustrian, dan Bulog Kalsel.

Di samping pengecekan harga dan ketersediaan bahan pokok, pada kesempatan kunjungan tersebut, juga pembagian maklumat Kapolda Kalsel dan pemasangan Giant Banner maklumat Kapolda Kalsel di pasar-pasar, untuk menghimbau pedagang tidak menimbun maupun menaikkan harga bahan pokok menjelang Natal dan tahun baru.

Tanggapan masyarakat merasa senang bahwa tahun ini sejak lebaran sampai sekarang harga stabil, harga bahan pokok relatif stabil, bahkan ada beberapa komoditas di bawah HET / Harga Acuan, ketersediaan bahan pokok cukup untuk 3-7 bulan ke depan tergantung jenis komoditas.

Kunjungan dari seorang Kapolda Kalsel berbintang satu ini, apresiasi dari pedagang dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Kapolda dan Satgas karena sejak lebaran hingga sekarang harga stabil, kegiatan tersebut berjalan lancar. (Ad/Hum-Polda-Kalsel)

387 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Check Also

Pembangunan Daerah Hulu Perlu Perhatian Pemerintah

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Pembangunan daerah hulu Kabupaten Kapuas perlu perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kapuas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.