Oknum Kades Terlibat dari Empat Pelaku Narkoba

Suaraborneo.com, TABALONG – Kapolres Tabalong AKBP Hardiono, S.Ik., melalui Kasat Resnarkoba Iptu Minggu Tampubolon menggelar konferensi pers Jum’at kemarin (15/12) bertempat di Halaman Mapolres Tabalong terkait hasil ungkapan diduga para pelaku pengedar jaringan narkoba jenis sabu-sabu di Tabalong.

 

Dijelaskan bahwa petugas mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di warung di Desa Kasiau Kecamatan Murung Pudak sering dijadikan tempat transaksi narkoba kemudian dilakukan penggerebekan dan penangkapan dan didalam warung berhasil ditangkap 2 orang laki-laki inisial B (40) warga Desa Kasiau dan S (41) warga Desa Ramania Kecamatan Petangkep Tutui Kabupaten Barito Timur Provinsi Kalimantan Tengah dan disita barang bukti sebanyak 11 paket diduga narkoba jenis sabu-sabu seberat 3,23 gram, pipet terbuat dari kaca serta 1 buah handphone.

 

Hasil dari pengembangan, petugas kembali menangkap terhadap laki-laki inisial R(33) di Desa Tantaringin Kecamatan Muara Harus Kabupaten Tabalong, namun dalam aksi penangkapan, petugas sempat menyamar sebagai pembeli narkoba. Barang bukti yang disita petugas hasil dari penggeledahan ditemukan diduga narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 3 paket besar disaku celana R(33) warga Desa Tantaringin Kecamatan Muara Harus seberat 8,16 gram.

 

Di lanjutkan penangkapan seorang perempuan inisial S(35) warga Tantaringin, petugas pun langsung bergerak menuju rumah S(35) di Desa Tantaringin melakukan upaya penangkapan dan ketika dilakukan penggeledahan rumah ditemukan 4 kantong narkoba jenis sabu-sabu yang disimpan dibantal tidur seberat 19,99 gram.

 

Dari keempat diduga pelaku diantaranya 1 orang laki-laki inisial S(41) yang berprofesi sebagai Kades Ramania Kecamatan Petangkap Tutui Kab. Barito Timor dan 1 orang laki-laki inisial B (40) pernah dijerat hukum dengan kasus yang sama penyalahgunaan narkoba.

 

“Sekarang ke empat orang tersebut sudah digelandang ke Polres Tabalong dan masih dalam pemeriksaan lebih lanjut dan barang bukti yang disita petugas sebanyak 31,38 Gram”, kata Kasat Resnarkoba yang akrab disapa Iptu Minggu.

 

Diucapkan terimakasih kepada masyarakat yang sudah berperan aktif membantu Polres Tabalong dalam memberikan informasi jaringan kejahatan narkoba serta ucapan terimakasih kepada seluruh anggota Polres Tabalong atas keberhasilan dalam pengungkapan ke empat orang diduga pelaku pengedar narkoba, terus semangat ungkap pelaku dan jaringannnya sehingga kita wujudkan Tabalong bebas dari peredaran narkoba.

 

Para tersangka narkoba akan dijerat pasal 114 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika “Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp. 10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah). (Ad/HB6)

253 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Check Also

Tersenyum, 14 Orang Pesta Sabu Dituntut Ringan 7 Bulan Rehabilitasi

BANJARMASIN, SuaraBorneo – Wajar apabila ke 14 Orang terdakwa yang tengah berpesta sabu di gang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.