Sabtu , Juli 21 2018

Ketua Tanfidziyah NU Kalsel Tanpa Politik Murni Kumpulan Ulama

SuaraBorneo.com, BANJARBARU – Bursa pemilihan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalsel, Minggu (24/12), Acara berlangsung di Lapangan Sepakbola NU Jalan A Yani Kilometer 12.500 Kabupaten Banjar. Acara dihadiri ribuan Nahdihin dan nahdihat NU se Kalimantan Selatan.

Muncul beberapa kandidat, seperti Haris Makkie dan Rosehan, nama Zairullah Azhar (Ketua DPW PKB Kalsel) juga disebut-sebut masuk dalam bursa calon ketua. Di samping, Ketua PCNU Amuntai H Abdul Hasib Salim turut menjadi kandidat terkuat. Sementara itu, dari kalangan kader muda NU Kalsel, muncul nama Nasrullah AR yang kini Sekretaris PWNU Kalsel.

Ketua PWNU Kalsel HM Syarbani Haira pun menyerahkan semua itu kepada pemilik suara, khususnya 15 cabang NU di Kalsel. Untuk diketahui, NU memiliki 15 cabang yakni Banjarmasin, Banjarbaru, Martapura (Kabupaten Banjar), Tapin, Balangan, Tanah Bumbu, Kotabaru, Tanah Laut, Hulu Sungai Selatan (HSS), Hulu Sungai Tengah (HSS), Tabalong, serta PCNU Cabang Amuntai, Alabio serta PCNU Kelua.

Acara tersebut juga di hadiri para ulama, Bupati dan Wali Kota se Kalimantan Selatan. Turut hadir juga Ketua Umum PBNU KH Said Agil Sirad, Ketua PWNU Kalsel H.M. Syarbani Haira, gubernur Kalsel yang diwakili Sekda Kalsel H Abdul Haris Makkie, Kapolda Kalsel Brigjend Erwin tokoh masyarakat yang juga Pemimpin Banjarmasin Post Pangeran Rusdi Effendi AR dan mantan Gubernur Kalsel H Rudy Ariffin.

Acara di awali dengan pembacaan Surat Alfatihah oleh KH Hamdan Khalid dan Bupati Kabupaten Banjar, kemudian pembacaan Kalam Illahi oleh Trio Qori HM Abdul, H.A Sawiti dan HA Bugdadi serta Maulid Ad’dibai oleh Grup Maulid Raudhatusssyarif pimpinan KH A Supian dengan Tausiah oleh KH. Zuhdian Noor atau Guru Zuhdi

Siapa yang terpilih sebagai ormas Islam terbesar di Indonesia NU jangan di tunggangi kekuatan politik. Sebab organisasi ini murni kumpulan ulama. Dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) jelas jika ada kader yang mau maju sebagai kepala daerah wajib mundur sebagai pengurus. Sebagai bukti PWNU bebas dari politik. (Ad-Bjm/Ms)

Check Also

Kota Seribu Sungai Persiapan Menuju Kota Ramah Anak Kategori Madya

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Langkah Pemko Banjarmasin untuk menjadikan kota berjuluk seribu sungai sebagai Kota Ramah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!