Satu lagi PSK Ketangkap di Eks Lokalisasi Pembatuan

 Crime & Hukum, Daerah, Home

image

SuaraBorneo.com, BANJARBARU – Meski terpampang baliho peringatan sangsi pidana tentang pelacuran, dan Tim Gabungan yang terdiri dari unsur Satpol PP, Polres dan Kodim melakukan penyisiran secara berkala di Eks lokalisasi Pembatuan.

Hal itu tidak membuat ciut nyali  PSK yang masih bertahan main petak umpat dengan petugas, namun sepandainya memfaatkan kelingahan petugas pada apesnya kepergok juga oleh petugas Satpol PP satu orang terindikasi PSK berinisial HPL dengan alamat Tanjung Tabalong, Rabu kemarin (27/12).

HPL mengaku sudah dua bulan di Pembatuan menjalankan profesinya dengan  melayani tamu lebih 30 orang dengan tarif sekali main Rp. 100.000, akunya.

HPL pun di sangkakan melanggar pasal 3 ayat (1) huruf b Perda No.6 tahun 2002 tentang pemberantasan pelacuran “setiap orang atau badan di larang menjadi Pelacur atau Melacur”. Sangsi pidana Pasal 12 ayat (1) perda No.6 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Pelacuran. Ada pun barang bukti yang di dapat kondom satu kotak merk Sutra isi 12 dan Kondom satu kotak merk Fiesta. (Aha-Bjb)

Related Posts