Mengapa Rhoma Irama Menolak Inul?

image

SuaraBorneo.com, BANJARBARU – Raden Haji Oma Irama yang populer dengan nama Rhoma Irama (lahir di Tasikmalaya, 11 Desember 1946) adalah musisi dangdut dari Indonesia yang berjulukan “Raja Dangdut”. Sambut tahun baru, stasiun TV Indosiar bakal menghadirkan konser spesial khusus bagi pecinta dangdut tanah air. Bertajuk Konser Happy New Year Indonesia 2018, pemirsa setia Indosiar akan di suguhi penampilan para biduan papan atas dengan bintang utama sang Raja Dangdut Rhoma Irama.

Dengan di temani oleh Rita Sugiarto, Erie Suzan, dan para penyanyi jebolan ajang pencarian bakat Indosiar seperti Bintang Pantura serta Dangdut Academy, Rhoma Irama siap menghibur pemirsa pada Minggu, 31 Desember 2017. Namun hingga saat ini Rhoma Irama belum bersedia tampil atau di tampilkan dalam satu pertunjukan dalam satu panggung bersama Inul.

Mengapa demikian ?

Padahal 11 tahun sudah kasus “perseteruan” Rhoma dan Inul berlalu. Dalam sebuah  pembicaraan tertutup Rhoma Irama mengungkapkan mengapa ia menolak untuk Inul.

“ Mengapa saya menolak Inul ? saya tidak marah, tidak dendam apalagi iri terhadap Inul. Saya kecewa karena Inul dengan sengaja membiarkan fitnah yang dilakukan oleh media terhadap saya ketika ia datang ke studio Soneta bersama manager, produser dan para wartawan.

Usai pertemuan ini di beritakan bahwa saya memaki-maki, menyiram air ke mukanya bahkan menyuruh ia untuk bersujud di kaki saya. Ini fitnah ! Tidak ada peristiwa itu, tidak ada saya memaki-maki, tidak ada saya menyiram air ke muka, apalagi meminta ia bersujud menyembah saya. Ia datang bersama rombongan saya terima dengan tangan terbuka. Pertemuan-pun terbuka dengan banyak media yang meliput. Saya sampaikan keberatan ulama atas aksi panggungnya ,  saya beberkan kasus-kasus kejahatan seksual yang terjadi sebagai ekses dari pertunjukan dangdut erotisnya.  Saya menjadi keras ketika ia mengatakan bahwa yang ia lakukan itu adalah karunia dari Tuhan. Astaghfirullah….

Dengan mudahnya ia mengatakan itu seolah-olah menyalahkan Tuhan. Saya katakan, setiap manusia di berikan akal dan fikiran untuk memilih dan melakukan hal yang baik. Setiap keburukan itu datangnya dari setan, bukan dari Tuhan! Ia menangis kencang. Kemudian managernya berseru, “Nul, minta maaf, sujud…!’.

Melihat Inul menangis seperti  itu saya berinisiatif untuk mengambil gelas berisi air dimeja untuk saya berikan kepadanya. Bersamaan itulah Inul menubruk untuk bersujud di kaki saya seperti yang managernya anjurkan. Sontak saya bangun untuk menghindari tindakannya itu sehingga air-pun tumpah mengenai tubuhnya. Jadi saya sama sekali tidak pernah menyiram atau menyuruhnya sujud di kaki saya. Wallahi ini saya katakana. Ada wartawan yang siap bersaksi untuk hal ini. (Rhoma menyebut nama wartawan Amazon Dalimunthe).

Kemudian mengapa saya menyuruh Iwan (produser Inul dari Blackboard) keluar dari ruangan karena ketika saya menyampaikan pesan kepada Inul, Iwan berkata, “sudahlah, sebaiknya agama ya agama seni ya seni, jangan di campur adukan seperti itu..”. Saya memang marah dan mengusir ia dari ruangan pertemuan.

Usai pertemuan semua sudah baik, Inul sudah berjanji akan merubah penampilannya dan akan bergabung bersama PAMMI untuk memerangi porno aksi. Atas hal itu PAMMI bahkan sempat membuat tasyakuran di studio Persari, Ciganjur, Jakarta Selatan.

Namun ternyata keesokan harinya semua berubah, media memutar balikan apa yang terjadi pada pertemuan itu. Saya menantang infotainment untuk memutar secara utuh rekaman pertemuan tersebut. Namun tak ada yang menggubris. Saya menduga ada grand design di balik peristiwa ini. Ada “tangan” yang ingin melakukan pembunuhan karakter terhadap saya.

Saya kecewa karena ternyata Inul tidak sedikitpun mau jujur menceritakan apa yang terjadi pada pertemuan itu. Ia seakan “menikmati” fitnah yang ditujukan kepada saya, sampai saat ini….”  (Aha-BJb/Soneta Mania).

Check Also

Dapat 2 Tiket Umroh dari Trans 7, Kai Api Terharu Bertemu Walikota

BANJARMASIN – M Arsyad kembali menemui Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina. Ia mendatangi rumah dinas Walikota sesaat setelah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.