Sabtu , Juli 21 2018

Diciduknya Abdul Latif Bupati HST Oleh KPK Bukan OTT

image

Suaraborneo.com, BANJARBARU – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Menciduk Abdul Latif di ruang kerjanya pada pagi pukul 09.30 wita (4/1/18) itu bukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), ujar salah seorang staf ahli Bupati.

Dijelaskanya bahwa pada saat enam orang KPK satu di antara perempuan melesat dengan cepat masuk ruangan Bupati Abdul Latif sedang yang berbincang-bincang dengan Setwilda dan dua kepala Dinas Pertanian, Kepegawaian serta tiga orang staf ahli termasuk sumber seraya mengatakan salah seorang anggota KPK bertanya pada Abdul Latif di mana uang Rp. 1,8 miliar rupiah, dan anggota yang lain menanyakan identitas satu persatu yang berada di ruangan dengan meminta menyerahkan handphone di letakkan di atas meja, ungkap sumber menerangkan.

Setelah melakukan pengeledahan dan menyita handphone Bupati, tambahnya, rombongan KPK langsung membawa keluar Abdul Latif turun ke lantai dasar kantor Pemerintahan HST menuju mobil yang sudah di siapkan menuju rumah jabatan beriringan sebanyak lima buah jenis minibus.

Pagar semua di tutup, ujar sumber seraya berujar tidak bisa ikut masuk kedalam rumah jabatan Bupati yang hanya bisa memandangi dari kejauhan.

Setengah jam rombongan KPK baru kemudian keluar langsung membawa Bupati menuju Banjarbaru, katanya sedih tidak sempat bersalaman dengan Bupati.

Ditanyakan siapa aja di bawa oleh KPK, staf ahli Bupati yg lain menimpali bahwa selain Bupati yakni Rudi Nafarin Kabid Sarana RS Damanhuri, pengusaha H. Fauzan, Abdul Basyid dan orang kepercayaan Doni pengusaha Surabaya yang Doninya di tangkap di Surabaya.

Dari sumber yang beredar di Barabai menyebutkan penangkapan terhadap Abdul Latief bermula pada penangkapan  H.Fauzan di rumah pagi hari pukul 07.00 Wita oleh petugas KPK dengan menyita dua tas berisi uang yang konon jumlahnya miliaran rupiah.  “dari sinilah mungkin mengarah ke Abdul Latif yang memang sudah di targetkan”, kata sumber yang minta namanya tidak ditulis. (Aha-Bjb)

Check Also

Kota Seribu Sungai Persiapan Menuju Kota Ramah Anak Kategori Madya

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Langkah Pemko Banjarmasin untuk menjadikan kota berjuluk seribu sungai sebagai Kota Ramah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!