Reskrimum Polda Kalsel Berhasil Menangkap Oknum Polisi Pelaku Curas

 Crime & Hukum, Umum

image

Suaraborneo.com, BANJARMASIN – Berselang satu hari di ciduknya Bupati HST oleh KPK, sekarang terjadi lagi tindak pidana Curas (Pencurian di sertai Kekerasan), pelaku dua orang salah satunya anggota kepolisian Brigadir Jumadi (31), pelaku kedua Yongky (34), Kamis (4/1/18), sekitar  pukul 16.15 Wita, di desa Sungai Sipai kecamatan Martapura kabupaten Banjar provinsi Kalimantan Selatan.

Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana di dampingi Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Drs. Djoko Poerbohadijojo, M.Si, Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Sofyan Hidayat, SIK serta pejabat utama Polda Kalsel melaksanakan Press Release tentang kasus Curas (Pencurian disertai Kekerasan) yaitu pencurian uang terhadap karyawan Bank Mandiri cabang Tanjung provinsi Kalsel pada saat sedang perjalanan mengantar uang dari Mandiri Banjarmasin ke Tanjung.

Adapun Kronologis, Kamis (4/1/2018), pukul 06.30 Wita Gugum dan Atika (karyawan Bank Mandiri Cab. Tanjung) menjemput pelaku Jumadi di rumahnya, pukul 07.00 Jumadi menghubungi Polres Tabalong pinjam pakai senpi dan ijin tidak apel pagi, pukul 08.15 Wita pelaku dan korban berangkat ke Banjarmasin menggunaka mobil Toyota Avanza warna hitam no polisi DA 1182 KE.

Sekitar pukul 14.00 mereka tiba di Bank Mandiri cabang  Banjarmasin jalan Pangeran Samudera mengambil uang pecahan Rp 100 ribu sebanyak Rp 6 miliar, pecahan Rp 50 ribu sebanyak Rp 4 miliar dan pecahan USD 100 sebanyak USD 25 ribu di bawa ke Bank Mandiri cabang Tabalong.

Pukul 14.30 Wita mereka menuju Tabalong dan bermaksud mampir makan siang di rumah makan Wong Solo sekitar bundaran Banjarbaru, dimana sebelumnya pelaku Jumadi menyarankan utk makan di Soto Anang Martapura namun keputusan akhir di rumah makan Wong Solo.

Pukul 15.30 WITA selesai makan siang, tiba-tiba pelaku Yongky menumpang dan rencana akan mengambil sesuatu di Martapura sehingga mobil mengarah ke Polsek Martapura Kota, kemudian di persimpangan Polsek belok kiri, ketika di lokasi agak sepi pelaku Jumadi menodongkan pistolnya ke sopir Gugum, pelaku kedua Yongky mengancam Atika seolah-olah gunakan senpi juga mengatakan, “turuti saja perintah Jumadi klo tidak saya bolongin kaki kamu,” ujar Yongky.

Kemudian kedua korban di ikat, Gugum di borgol, di lakban mata dan mulut, Jumadi mengambil alih mengemudikan mobil.

Korban sempat melihat melalui celah lakban kendaraan berbalik arah menuju Banjarmasin melalui bandara dan melalui bundaran Liang Anggang serta mendengar bunyi kendaraan besar yg melintas.

Mendengar kegiatan para pelaku di mana sekitar 15 menit setelah bergerak ke arah Banjarmasin pelaku turun keluar dari mobil, kemudian obrolan telepon pelaku Jumadi oknum anggota kepolisian menyatakan tempat masih ramai dan beberapa kali mengeluarkan uang dari bagasi belakang yg di duga di pindahkan ke kendaraan lain.

Setelah pukul 18.00 Wita korban di lepaskan di jalan tol Trikora Banjarmasin, langsung melapor ke Bank Mandiri selanjutkan kepolisian, dari hasil pengembangan tim Resmob Dit Reskrimum Polda Kalsel berhasil menangkap kedua pelaku, pertama Jumadi di ciduk berada di komplek Puritama III Landasan Ulin di Banjarbaru, dan pelaku kedua di desa Padang Panjang kecamatan Tanta kabupaten Tabalong, pelaku Jumadi sempat mengubur uang hasil curian di dalam tanah dekat rumahnya.

Barang bukti di temukan uang berjumlah Rp. 4.390.000.000, Kapolda Kalsel Rachmat Mulyana mengatakan pelaku akan di ancam pidana dengan hukuman 9 tahun penjara sesuai dengan pasal 365 ayat (1) dan ayat (2) KUHP Pidana. (Ad/Aha/Hum-Polda-Kalsel)

Related Posts

Tinggalkan Balasan