Dermaga Terapung Biaya Milliaran, Lantainya Sudah Pada Berlobang

image

Suaraborneo.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Pariwisata dan Budaya kota setempat telah mewujudkan dermaga pasar terapung, panjang sekitar 100 meter, Minggu (07/01/18), di sepanjang siring Sungai Martapura jalan Pierre Tendean Banjarmasin

Pembangunan dermaga pasar terapung tersebut baru selesai dengan menelan biaya Rp 3,5 milliar di targetkan bertahan sampai 20 tahun lebih.

Salah seorang pengunjung menyatakan, “Memang dulu cuma lanting terbuat dari kayu sekarang di ganti pemerintah kota Banjarmasin dengan menggunakan tangki-tangki terbuat dari plastik dicampur karet, bisa bertahan berapa lama, sekarang aja sudah pada berlobang, sobek, penyot, apabisa bertahan sampai 20 tahun,” kata seseorang (tidak mau disebutkan namanya).

Memang Dermaga tersebut dirancang sedemikian rupa sehingga akan menjadi sebuah dermaga yang akan mampu menampung sedikitnya 200 pedagang, untuk mangkalnya para juru mudi (juragan) kapal klotok (perahu bermesin) yang dikhususnya untuk melayani jenis pariwisata susur sungai dari arah dermaga tersebut ke berbagai arah.

Dermaga sebagai awal keberangkatan wisata susur sungai tujuan ke Pasar Terapung Lok Baintan Kabupaten Banjar perjalanan satu jam, ke arah Pulau Kembang atau Pulau Bakut Kabupaten Barito Kuala, atau wisata susur sungai dalam kota, dengan tarif cuma Rp 5.000,- per orang. (Ad/Bny-Bjm)

288 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Check Also

Asah Mental, Fisik dan Disiplin Karyawan Baru, Bank Kalsel Kerjasama dengan Rindam VI Mulawarman

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel dalam rangka mengasah pembinaan mental, fisik, dan disiplin pegawai yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.