Penjelasan Kabid Pengembangan Pariwisata Disparsenibud, Dermaga Pasar Terapung Banjarmasin

image

SuaraBorneo.com, BANJARMASIN – M Khuzaimi Kabid Pengembangan Pariwisata Disparsenibud Banjarmasin, berikan penjelasan bahwa: Dermaga pasar terapung direncanakan utk menampung 70 Acil (pedagang perempuan) yang akan berjualan pada Sabtu dan Minggu sebagai even rutin mingguan Pasar Terapung Banjarmasin.

Namun saat ini baru menampung separuhnya karena keterbatasan anggaran untuk dermaga apung tersebut (panjang dermaga separuhnya dari total yang direncanakan).

Ada lobang pada fender akibat pemakaian yg salah atau accident (ditabrak) oleh kapal kelotok (perahu bermotor) yakni baret-baret atau lubang pada permukaan atas yg disebabkan oleh gesekan benda tajam sejenis paku yang ada pada ujung klotok.

Memang fungsi fender adalah sebagai penahan awal apabila ada benturan atau gesekan, dan kerusakan bukan pada struktur yakni bukan pada kubus apung (magic float). Karena itu untuk keamanan fender akhirnya dipasang ban sebagai penahan benturan pada lapis pertama.

Garansi magic float  (kubus apung) adalah 5 tahun dan akan ada penggantian apabila kerusakan akibat faktor usia bukan akibat kecelakaan, bencana atau salah pemakaian namun Disparsenibud Kota Banjarmasin berharap pihak kontraktor dapat mempertimbangkan untuk mengganti atau memperbaiki kerusakan akibat salah pemakaian/accident tersebut.

Dan diperkirakan umur rencana dari kubus apung tersebut 20 tahun apabila pemakaian yang benar dan pemeliharaan yg rutin.  Demikian dijelaskan M Khuzaimi  sehubungan dengan berita: Dermaga Terapung Biayanya Miliyaran Lantai Sudah Berlubang, Minggu (7/1). (Ad/Aha/Disparsenibud-Bjm)

216 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Check Also

Tersenyum, 14 Orang Pesta Sabu Dituntut Ringan 7 Bulan Rehabilitasi

BANJARMASIN, SuaraBorneo – Wajar apabila ke 14 Orang terdakwa yang tengah berpesta sabu di gang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.