RM di Banjarbaru Agar Sesuai Syariat Islam

image

Suaraborneo.com, BANJARBARU – Ketua DPRD Banjarbaru AR Iwansyah berencana mengajukan Raperda tentang rumah makan (RM) Syariah.

Dikatakan, Raperda diusulkan untuk mengatur sistem jual beli makanan di RM-RM di Banjarbaru. Agar sesuai dengan syariat Islam. “Yang sesuai dengan Syariat Islam itu, harus mencantumkan harga di menu makanan yang dijual. Sekarang, rumah makan masih banyak yang tidak melakukan itu,” ujarnya.

Tidak dicantumkannya harga, seringkali membuat pembeli merasa tertipu. Disebabkan merasa makan sedikit tapi disuruh bayar banyak. “Kalau ada ditulis harganya, pembeli bisa mengira-ngira berapa yang harus dia bayar seusai makan,” ungkapnya.

Seharusnya pembeli dan penjual ada akadnya. Dengan Raperda yang akan disahkan menjadi Perda itu sistem pembayaran di rumah makan juga akan diubah. “Sekarang ‘kan masih banyak rumah makan yang menerapkan, makan dulu baru bayar. Dengan adanya Perda itu, akan diatur harus bayar dulu baru makan,” jelasnya.

Diusulkan Raperda RM Syariah pada pertengahan tahun ini. Namun hal itu, akan dilihat dulu apakah masih ada waktu untuk menyelesaikannya. Kalau ada, maka akan diusulkan,” kata H Iwan yang juga kader Golkar Banjarbaru ini. (Aha-Bjb)

197 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Check Also

Walhi Kalteng, Solidaritas Bersama Tolak Diskriminasi Rasial Terhadap Mahasiswa Papua

PALANGKA RAYA, SuaraBorneo – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalimantan Tengah, mahasiswa Papua Palangka Raya, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.