Tidak Ada Alasan Menaikkan Tarif Parkir

image

Suaraborneo.com, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru dikabarkan menaikkan tarif parkir melalui peraturan Walikota (Perwali). Ditanggapi serius oleh Muhammad Ikhsan Anggota Komisi III DPRD Kota Banjarbaru. Bahwa, “adanya Perwali kenaikan tarif parkir, seharusnya tidak ada alasan menaikkan tarif sebelum perda yang mengatur tentang ini direvisi, ungkapnya menegaskan.

Banjarbaru saat ini memiliki Perda Nomor 24 tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan. Berdasarkan BAB IX pasal 14 ayat 1 huruf (a) dalam Perda itu, besarnya tarif retribusi yang ditetapkan untuk roda dua seribu rupiah dan Rp 2 ribu bagi roda empat. Berdasarkan informasi yang di terima, saat ini tarif parkir di tepi jalan umum yang sudah ditentukan oleh walikota sebagai tempat parkir kendaraan dinaikkan menjadi Rp 2 ribu bagi roda dua dan Rp 3 ribu untuk roda empat. “Perwali seharusnya tidak bisa diterapkan, sebab masih ada perda yang secara tingkatan lebih tinggi,” jelas Ikhsan.

Politisi Partai Hanura yang menjabat sebagai Wakil ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah ini mengharapkan, agar Pemkot Banjarbaru menjalankan penarikan retribusi parkir sesuai aturan. “Perwali ‘kan di bawah perda, jadi selama ada Perda Nomor 24 tahun 2011 tarif parkir tidak bisa dinaikan,” ujarnya lagi.

“Jika memang Pemko Banjarbaru ingin meningkatkan tarif parkir, maka Perda yang sudah ada harus direvisi terlebih dahulu,” pungkasnya. (Ad/Aha-Bjb)

248 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Check Also

Walhi Kalteng, Solidaritas Bersama Tolak Diskriminasi Rasial Terhadap Mahasiswa Papua

PALANGKA RAYA, SuaraBorneo – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalimantan Tengah, mahasiswa Papua Palangka Raya, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.