Diduga Pengedar Sabu, Dua Pemuda Diciduk Satresnarkoba Polres Kotim

Suaraborneo.com, KOTIM – Keberhasilan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kotim mengamankan dua pemuda diduga pengedar narkoba jenis shabu di Jalan Teratai 5 No 60 Kelurahan Katapang Kecamatan Mentawa Baru Katapang, Sabtu (13/1) sekitar pukul 14.00 WIB. Apes yang dialami dua sekawan Alex Suhariyadi (19) alias Alex dengan rekannya Juni Ariyanto (36) alias Ari, kini keduanya tak bisa berbuat apa-apa setelah polisi menemukan narkoba jenis sabu yang sempat dibuang di samping jendela bawah rumah, Minggu kemarin (14/1).

Mendapat informasi masyarakat bahwa dua sekawan tersebut sering mengedarkan dan membawa narkoba hingga petugas kepolisian kemudian melakukan penyelidikan.

Saat pemeriksaan petugas menemukan satu bungkus plastik sedang berisi butiran kristal warna putih yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,40 gram milik Alex dan dilakukan penggeledahan badan petugas menemukan uang sebesar 650 ribu.

Sedangkan Ari saat itu melihat petugas kepolisian sempat berupaya untuk melarikan diri dan sempat melempar barang narkoba jenis sabu ke samping rumah bawah jendela, saat dilakukan penggeledahan petugas berhasil menemukan tujuh bungkus plastik sedang yang berisi butiran kristal warna putih yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor 5,34 gram, delapan bungkus plastik klip kosong, dua buah sendok yang terbuat dari potongan sedotan, satu buah pipet kaca, satu buah bong, satu buah kantong wama hitam bertulisan inergy, satu buah dompet kecil wama hitam, dan satu buah handphone yang diamankan petugas.

Kapolres Kotim AKBP Muchtar Supiandi Siregar melalui Kasatresnarkoba AKP Ronny Marthius Nababan membenarkan peristiwa tersebut. “Pelaku dan barang bukti saat ini diamankan Polres Kotim, untuk proses sidik lanjut,” ucap Kasatresnarkoba AKP Ronny Marthius Nababan. (Ad/IK)

Check Also

Menyerap Aspirasi Masyarakat Anggota DPRD Banjarbaru H.AR. Iwansyah di Kecamatan Landasan Ulin

BANJARBARU – Reses atau Masa Reses adalah masa di mana Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.