Rumah Basri Disatroni Perampok 9 Orang

Suaraborneo.com, MANDASTANA – Aksi pencurian dengan kekerasan terjadi  di Desa Tabing Rimbah Ray 7 RT 11, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola, Senin (15/1) dinihari sekitar pukul 00.30 Wita.

Dari Informasi dihimpun, diduga pelaku perampokan berjumlah 9 orang. Malam itu, pelaku masuk ke rumah korban melalui belakang rumah dengan terlebih dahulu merusak pintu belakang rumah korban bernama Basri.

Korban yang kaget dengan kedatangan komplotan perampok ini tidak bisa berkutik dan hanya bisa pasrah. Pelaku kemudian mengikat korban dengan menggunakan lakban.

Korban yang tidak berdaya ini kemudian dipaksa dan ditodong pakai senjata tajam  untuk memberitahukan letak barang-barang berharga yang ada di dalam rumah korban.

Pelaku berhasil mengambil handphone sebanyak 12 buah, 1 buah laptop, 1 buah kalung emas seberat 3 gram, 1 buah gelang emas seberat 10 gram, 2 buah cincin seberat 9 & 10 gram, 1 buah anting 2 gram, jas wanita 3 buah dan pakaian.

Setelah puas menggasak harta benda dan barang berharga milik korban, para pelaku kemudian keluar melalui pintu depan dan melarikan diri ke arah Banjarmasin menggunakan mobil dan sepeda motor. Akibat kejadian tersebut,  korban mengalami kerugian sebesar Rp 40.500.000.

Kasubbag Humas Polres Batola, Ipda Zulkifli membenarkan kejadian tindak pidana dengan kekerasan yang terjadi di wilayah Mandastana. “Kasusnya sudah ditangani Satreskrim Polres Batola. Saat ini para pelaku masih dalam penyelidikan,” ujarnya. (Ad/Hum-Polres-Batola)

Check Also

Diberhentikan Sepihak, Wabup Tabalong Laporkan Bupati dan Sekdanya ke Bareskrim Mabes Polri

BANJARMASIN – Zony Alfianoor sebagai wakil Bupati Tabalong di periode 2014-2019 merasa kecewa setelah dirinya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.