Baru Sekali Menyentuh, Ada-Ada Saja Alasan Gugat Cerai Isterinya

Suaraborneo.com, SURABAYA – Jika seseorang sudah mencintai pasangannya, kondisi apapun pasti diterima, termasuk pasangan suami istri. Seperti yang dilansir Suaraindonesia.com,  Suwardjo (31). Tahu istrinya, Rini (26), berpantat hitam, setahun menikah dan hanya sekali disentuh di malam pertama. Sejak itu Suwardjo tak pernah membelai Rini hingga akhirnya ia menggugat cerai lewat Pengadilan Agama Surabaya, Selasa (16/1).

Walau dirinya menyadari bahwa pernikahan merupakan hal yang sakral yang diharapkan hanya terjadi satu kali seumur hidup. Namun ketika ekspektasi tidak sesuai dengan yang diharapkan, perceraian jadi akhir yang menyakitkan untuk pasangan Rini dan Suwardjo.

Suwardjo menggugat cerai istri yang sudah satu tahun mendampinginya itu hanya karena alasan yang begitu sepele. Rini memiliki pantat hitam, dan hal tersebut ternyata tak bisa ditolerir oleh suaminya.

Sebelumnya, Rini tak tahu menahu apa yang menjadi penyebab suaminya berubah sejak malam pertama pernikahan mereka. Rini yang seharusnya mendapatkan nafkah batin, ternyata selama pernikahannya hanya mendapatkan satu kali saja dari suaminya, yakni saat malam pertama.

Saat Rini bertanya kepada suaminya, Suwarjo berdalih macam-macam dan tak mengungkapkan yang sebenarnya.

Hingga suatu ketika, Suwardjo sudah tak tahan dan membawa Rini ke Pengadilan Agama Surabaya. Pihak Majelis menanyakan alasan gugatan perceraian itu, dan dari situlah terungkap ternyata perempuan yang sudah menjadi istrinya selama satu tahun tersebut memiliki pantat hitam.

“Maaf yang mulia, saya terpaksa menceraikan istri, karena dia berbokong hitam. Saya tak selera jadinya, sehingga ngedrop melulu kaya HP yang baterainya sudah hamil,” kata pria yang bekerja sebagai guru SD itu. (Aha-Bjb)

Check Also

Harjad Polwan ke-70 dan HUT RI ke-73, Polwan Polres HST Gelar Olah Raga Bersama Masyarakat

BARABAI – Kegiatan olah raga bersama Polwan Polres HST dengan Masyarakat Kab. HST dalam rangka …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.