Bisikan Lirih dari Meratus

image

Suaraborneo.com, BARABAI – Wahai Penguasa….Lihatlah, kami tidak pernah mengeluh tentang hidup kami. Kami tidak pernah mencampuri urusan para saudara kami yg menikmati hidup di luar sana. Jalan-jalan beraspal tanpa becek jika di guyur hujan, lampu penerangan yg warna warni menghiasi gemerlapnya keindahan kota.

Ini lah kami dengan Alam kami. Lihat anak-anak kami yang turun temurun tumbuh di antara alam yg kami anggap rumah kami yang sejuk dan damai.

Tapi kenapa..kehidupan Kami di usik dengan raungan mesin-mesin  keserakahan menghancurkan hutan-hutan kami yang sekian lama memberikan kehidupan sejahtera dan kenyamanan. kami yang menjaga dan memelihara katanya sebagai paru-paru dunia.

“Perjuangan untuk menuntut pembatalan SK Menteri perihal pertambangan batu bara di Pegunungan Meratus bukan hanya tentang bagaimana hari ini, melainkan jauh kedepan untuk kelangsungan hidup penerus kita dimasa yg akan datang. Semoga pihak pengambil kebijakan tidak menutup mata dan dengan segera membatalkan SK tersebut,” harap BISK (Berbagi Info Seputar Kalimantan)

Hutan Meratus menara air banua, jika meratus rusak menara air akan rusak, jika rusak air langka, jika air langka air lebih mahal pada BBM, jangan salahkan jika konflik sosial nantinya hanya memperebutkan air, karena air tawar didunia hanya 3 persen dari 3 persen itu hanya 3  persen yang bisa digunakan untuk minum yakni air permukaan, dimana air permukaan adalah sungai dan danau yang berhulu ke pegunungan.

Karena nafsu keserakahan kami jadi terusik dan bangkit  demi hak hidup kami,,tanah Leluhur kami di hancurkan.Kamipun melawan !!! #saveMeratus. (Aha/Bny/BISK)

Check Also

Dapat 2 Tiket Umroh dari Trans 7, Kai Api Terharu Bertemu Walikota

BANJARMASIN – M Arsyad kembali menemui Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina. Ia mendatangi rumah dinas Walikota sesaat setelah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.