Gunung Meratus Benteng Terakhir Mencegah Air Laut Masuk ke Hulu Sungai

image

Suaraborneo.com, BARABAI – Surat Keputusan (SK) perihal pertambangan batu bara di Pegunungan Meratus bukan hanya tentang bagaimana hari ini, melainkan jauh kedepan untuk kelangsungan hidup penerus kita dimasa yg akan datang. Semoga pihak pengambil kebijakan tidak menutup mata dan dengan segera membatalkan SK tersebut, dari segala kalangan memperotes apa yang akan direncanakan untuk membabat habis sumber daya alam demi kepentingan suatu golongan tertentu.

“Kata Padatuan ulun (orang terdahulu), gunung Meratus benteng terakhir dahulu sungai supaya air laut tidak masuk daerah pahuluan (perkampungan), namun bentengnya roboh nang ngaran (namanya) Hulu Sungai tinggalam (tenggelam), mungkin tinggal ngaran haja lagi (tinggal nama),  hingga saat tanah moyangku tersentuh sebuah rencana dari serakahnya kota terlihat murung wajah pribumi terdengar jelas hewan bernyanyi,” kata salah satu Akun Facebook seseorang

Kami tidak pernah mengeluh tentang hidup kami. Kami tidak pernah mencampuri urusan para saudara kami yg menikmati hidup di luar sana. Jalan-jalan beraspal tanpa becek jika di guyur hujan, lampu penerangan yg warna warni menghiasi gemerlapnya keindahan kota.

“Inilah kami dengan Alam kami. Lihat anak-anak kami yang turun temurun tumbuh di antara alam yg kami anggap rumah kami yang sejuk dan damai.

Tapi kenapa..kehidupan Kami di usik dengan raungan mesin-mesin keserakahan menghancurkan hutan-hutan kami yang sekian lama memberikan kehidupan sejahtera dan kenyamanan. Kami yang menjaga dan memelihara katanya sebagai paru-paru dunia. Perjuangan untuk menuntut pembatalan,” katanya. (Aha/Bny-Bjm)

244 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Check Also

Asah Mental, Fisik dan Disiplin Karyawan Baru, Bank Kalsel Kerjasama dengan Rindam VI Mulawarman

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel dalam rangka mengasah pembinaan mental, fisik, dan disiplin pegawai yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.