Mundur Dari Ketua DPR RI Bila LGBT Dilegalkan

 Nasional, Polkam, Umum

image

Suaraborneo.com – Ketua DPR Bambang Soesatyo diberi nasihat oleh mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif. Salah satunya, terkait LGBT yang ramai dibicarakan. Bamsoet, biasa ia disapa, bertandang ke kediaman Buya Syafii pada Minggu kemarin (21/1)

Mereka membahas sejumlah isu penting, terutama kontroversi soal praktik Lesbian, Gay, Biseksual dan Trans-Gender (LGBT). Dia mendapat masukan berharga dari Buya dan sepakat dengan pandangannya. “Buya dengan tegas meminta kepada Ketua DPR agar LGBT tidak dilegalkan karena berlawanan dengan jiwa Pancasila,” kata Bamsoet.

Dikutif dari Republika, Sekretaris Jenderal Pusat Advokasi Hukum dan Hak Asasi Manusia (PAHAM) Indonesia Rozaq Ashari meminta Ketua MPR Zulkifli Hasan untuk membuka siapa saja lima fraksi di parlemen yang disebut-sebut setuju dengan hubungan seksual sesama jenis atau lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT).

Beberapa hal yang sedang dibahas termasuk sesuatu yang sensitif bagi masyarakat, yang salah satunya tentang Pasal 292 KUHP yang mengatur tentang perbuatan cabul sesama jenis. “Lima fraksi yang setuju LGBT harus dibuka sehingga masyarakat bisa mengetahui bagaimana sikap wakil mereka ketika membuat undang-undang di parlemen,” tuturnya.

Menurut Rozaq, penjelasan tentang lima fraksi yang disebut setuju dengan LGBT itu penting agar tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat. Apalagi, soal LGBT pernah diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK) dan Mahkamah menolak dengan menyatakan pengaturan mengenai norma LGBT merupakan kewenangan DPR.

“Seharusnya Pelaku LGBT dihukum, seperti Pemakai Narkoba, saya heran di Negeri ini, bahwa LGBT merusak generasi bangsa dan semua menyatakan nggak karuan, tapi kok Hukumannya ndak ada??? Kalau DPR tidak mengeluarkan aturan….. berarti DPRnya setuju LGBT,” kata Fajar (salah satu pengguna medsos). (Ad/Aha/Vv/Rp)

Related search

    No internet connection No internet connection

Related Posts