Diduga Putus Cinta, Pria Ini Gantung Diri

 Crime & Hukum, Kalteng, Umum

Suaraborneo.com, SAMPIT – Karena cinta WL, seorang penghuni Komplek Perumahan Wella Metropolitan di Sampit, Kotawaringin Timur, nekat gantung diri. Benarkah karena putus cinta? Aparat Polsek Baamang kini sedang menyelidikinya.

Pria berusia 22 tahun nekat dilakukan itu karena putus cinta salah satunya mencuat karena sebelumnya WL sempat berkirim pesan kepada kekasihnya. Isinya, dia akan pergi selamanya dan sang mantan jangan pernah berharap bertemu lagi.

Dugaan penyebab WL putus cinta bukan satu-satunya mengakhiri hidupnya. Ada informasi menyebutkan sebelumnya korban juga sering dimarahi orang tuanya. Itu karena WL sering menolak saat diminta membuka atau menutup warung oleh orang tuanya.

Sering cekcok dengan orang tuanya ini pun sempat diungkapkan Kapolsek Baamang, AKP Agus Tri. “Hasil keterangan saksi, korban dulunya memang pernah terlibat cekcok dengan ibu kandungnya. Namun, itu sudah diselesaikan,” sebutnya.

Agus pun menyebutkan kecil kemungkinan WL jadi korban pembunuhan. Sebab, dari olah tempat kejadian perkara dan hasil otopsi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Warga Perumahan Wengga Metropolitan di Kelurahaan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mendadak heboh sejak Jumat (26/1/2018) subuh. Seorang pria muda, WL, ditemukan tewas gantung diri di rumahnya sendiri.

WL, warga Komplek Wella Metropolitan, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Kotawaringin Timur,  menggantungkan diri dengan seutas tali warna kuning bekas ayunan adiknya. Dia pertama kali ditemukan ibunya dalam posisi tergantung di dapur rumahnya.

Ibu kandung WL langsung kaget melihat anaknya sudah tergantung. Segera saja dia memeluk WL dan memanggil anak perempuannya untuk segera memotong tali yang digunakan korban.

Kasat Reskrim Polres Kotim, AKP Samsul Bahri atas nama Kapolres AKBP Muchtar Supiandi membenarkan peristiwa tersebut.  “Kasusnya saat ini ditangani Polsek Baamang,” katanya di Sampit.

Aksi bunuh diri WL baru diketahui sekitar pukul 05.00 WIB. “Saat ditemukan, korban sudah tak bernyawa lagi,” sebut Kapolsek Baamang, AKP Agus Tri. (Ad/KMA/MIB)

Related search

    No internet connection No internet connection

Related Posts