Imamah Seorang Ibu Ingin Akhiri Hidup di Atas Tower

image

Suaraborneo.com, RANTAU – Keadaan ekonomi kesulitan dalam memenuhi kebutuhannya sehari-hari, bisa membuat orang depresi, seperti yang dialami seorang ibu, Imamah (30), berada di atas tower dengan ketinggian 30 meter, Rabu (7/2), ratusan warga menyaksikan yang ingin mengakhiri hidupnya, di Desa Salambabaris, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan.

Negosiasi / membujuk untuk turun oleh Kapolsek Salba, Ipda Sufian dan tokoh masyarakat tetapi tidak dihiraukan. Anak korban yang masih duduk di bangku SD juga ikut membujuk menggunakan mikrofon, tetapi tak dipedulikan.

Sang anak menangis melihat ibunya ingin bunuh diri, menurut warga sekitar, Imamah memang pernah depresi, hingga pukul 11.00 Wita, Imamah masih berada di tower tersebut.

BPBD Tapin, Satpol PP dan Polsek berunding untuk melakukan negosiasi, sekitar setengah jam lebih akhirnya dapat dibujuk, turun dari atas tower dan dilakukan penyelamatan. (Bny/Bp-Bjm)

Check Also

Berbaur Dengan Warga, Anggota Satgas TMMD ke-103 Kodim 1002/Barabai Melaksanakan Bermacam Sasaran Kegiatan dan Satgas TMMD Pun Turun ke Lapangan

BARABAI – Dandim 1002/Barabai Letkol Inf Nur Rohman Zein, SE, MM, selaku Dansatgas TMMD ke …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.