Penumpang Tergilas Has Roda Perahu Klotok, Hingga Kulit Kepala Terkupas

image

Suaraborneo.com, ALUH-ALUH РSungguh menyedihkan  nasib seorang ibu bernama Lunantang (46) pada pukul 12.00 Wita. Jumat (9/2) tadi rambutnya terlilit has roda klotok yang sedang jalan, tanpa ampun dalam bilangan detik wajah ibu malang itu tertarik tergelas has roda yang berputar cepat.

Rambut yang di golong itupun tercabut dari kepala hingga darah bercucuran, dan wajah bagian kening robek dengan yang mengangga sepanjang wajah. Korban warga desa Sungai Musang Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, di evakuasi oleh warga dan anggota Babinsa melarikannya ke IGD Puskesmas Aluh-Aluh yang diteruskan di rujuk ke IGD RSUD Ulin Banjarmasin, memakai unit Ambulance Puskesmas Aluh-Aluh.

Musibah di dermaga perairan Aluh-Aluh ini belum diketahui pasti hingga kejadian yang memilukan itu. Kuat dugaan korban sebagai penumpang klotok (perahu mesin) itu ada sesuatu benda terjatuh, dan korbanpun berusaha meraih dengan posisi jongkok hingga rambut korban menjuntai kebawah disambar has roda yang berputar cepat.

Sudah barang tentu has berputar itu menarik kepala korban melindas wajah korban hingga mengakibatkan luka yang sangat parah. Meski mengalami luka yang cukup parah ternyata perempuan belakang diketahui bernama Lunantang itu masih sadar.

“Iya, korban masih sadar, meskipun mengalami luka yang cukup parah. Karena selain rambutnya yang terlilit hingga terlepas, membuat kulit kepala korban juga sebagian terkelupas,” terang Sersan Hartono, Babinsa Aluh-Aluh yang mengevakuasi korban hingga ke rumah sakit Ulin Banjarmasin.

Sebelumnya, kegegeran terjadi di dermaga perahu motor Desa Aluh-Aluh Kecamatan Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar. Hal itu menyusul telah terjadi insiden rambut seorang penumpang perahu terlilit roda mesin. (Aha-Bjb)

Check Also

Kasdim 1002/Barabai-Korem 101/Antasari, Inspektur Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-73

BARABAI – Seluruh Anggota Makodim 1002/Barabai Korem 101/Antasari dan PNS melaksanakan upacara 17-an dengan inspektur …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.