Mentan Amran Sulaiman: Revolusi Gerakan Sektor Pertanian

 Ekobis, Umum

image

Suaraborneo.com, BANJARMASIN – Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, mengatakan bahwa ujud dari Nawacita program pertanian  sebagaimana yang di minta Presiden. “Di Marauke dulu harga beras Rp 80 ribu perkilo, sekarang Rp 8 ribu,” kata Amran setelah membangun lahan pertanian yang berbatasan dengan Papua Nugini, hingga dulu beras di impor dari Vietnam dan Thailand. Justru sekarang exprort, “Tanam, lempar tanam lempar” kata Mentan diiringi riuh tawa oleh pengurus HKTI se kalimantan Selatan (Kalsel) dan undangan yang memenuhi ruangan Mahligai Pancasila Banjarmasin.

Mimpi besar kami, tambah Amran, bahwa negara tetangga tidak kuasai pangannya, harus mengambil dari Indonesia.

Target-target eksport ke Negara tetangga, jelas Amran, bahwa sudah mengekspor beras 5000 ton ke Srilangka yang dikirim oleh Presiden. “Dulu Singapura kirim bawang satu, dua ton, sekarang kita yang kirim bawang 5.600 ton” Tambah Amran, seraya mengatakan bahwa 6 Negara yang sudah mengambil bawang dari Indonesia.

“Pertama dalam sejarah Indonesia ekspor beras dari Kalimantan Barat ke Malaysia. Ini namanya gerakan revolusi gerakan sektor pertanian” ujar Mentan Amran.

Ada 10 juta lahan pasang surut di Indonesia yang bisa dihidupkan dijadikan sawah tiga kali tanam berarti 30 juta hektar dan bisa menghasilkan 500 trilliun untuk Indonesia, kata Amran seraya menyebutkan Kalsel salah satunya, maka  6-7 tahun mendatang Indonesia akan menjadi lumbung pangan dunia.

“Ada 100 ribu hektar lahan di Kalsel dan saya sudah serahkan 40 buah hand traktor dan akan saya tambah, asal jangan hand traktor dan HKTI nya tidur”. Pungkas Mentan Amran.

Sebelumnya Moeldoko Jenderal TNI (Purn) Selaku Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Pusat. Pada Sabtu (10/2) pagi itu. Melantik pengurus DPP dan DPD HKTI  Kalsel dan Kabupaten Kota Periode 2017-2022 di Mahligai Pancasila Banjarmasin.

Pada acara tersebut akan turut menyaksikan pembacaan SK dan Prosesi Pelantikan DPP dan DPD HKTI Kalsel, serta penandatangan Mou.

Moeldoko sebagaimana diagendakan mengunjungi expo Pertanian HKTI Kalsel yang memamerkan sejumlah hasil-hasil pertanian dari seluruh kabupaten dan kota di Kalsel. (Aha/Bny-Bjm)

Related Posts

Tinggalkan Balasan