Masyarakat Diminta Waspadai Pengemis Eksploitasi Anak

SuaraBorneo.com, BANJARBARU – Masyarakat diminta mewaspadai pengemis yang mengeksploitasi anak dan memanfaatkan iba masyarakat agar pendapatan mereka meningkat.

Postingan Anniesha Adrian, “Saya ngk sempat fotonya sebab sambil lewat aja, tolong disampaikan atau  ada di grup ini kerja di Dinas Sosial atau Satpol PP, supaya menyidak para pengamen/tunanetra yang biasa mangkal di pom bensin Banjarbaru, atau yang biasa mangkal di pom bensin lain, khususnya yang mengamen sambil membawa anak begendongan, sebab berapa kali saya lihat mereka di tengah hari panas pakai payung duduk sambil menggendong anak, anak nya bayi tapi tidur nyenyak, klo dikasih obat tidur, jadi anak diam saja ditengah hari panas sekali dibawa mengemis,” ujarnya.

“Kasian sekali melihat anak kecil itu, seperti di televisi, eksploitasi anak, di ajak ngemis tetapi diminumin obat supaya ngak cerewet, tolong bantu pantau, terimakasih,” harapnya.

Pada kasus itu sebenarnya tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia yang menerangkan pasal mengenai hak anak. Pada pasal 64 menyebutkan bahwa setiap anak berhak untuk memperoleh perlindungan dari kegiatan eksploitasi ekonomi dan setiap pekerjaan yang membahayakan dirinya, sehingga dapat mengganggu pendidikan, kesehatan fisik, moral, kehidupan sosial, dan mental spiritualnya. (Ad/Fb-AA)

Check Also

Diberhentikan Sepihak, Wabup Tabalong Laporkan Bupati dan Sekdanya ke Bareskrim Mabes Polri

BANJARMASIN – Zony Alfianoor sebagai wakil Bupati Tabalong di periode 2014-2019 merasa kecewa setelah dirinya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.