Pencurian Celana Dalam Wanita Bingungkan Warga Kotawaringin

 Crime & Hukum, Kalteng, Umum

image

Suaraborneo.com, SAMPIT – Aksi Pencurian cawat atau celana dalam (CD) wanita di jalan Dermaga RT 03 Kelurahan Kotawaringin Hilir (Kohil), Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam), masih hangat jadi perbincangan. Namun, baru-baru tadi di Kelurahan Kotawaringin Hulu (Kohul) ditemukan puluhan lembar pakaian dalam wanita, berupa celana dalam (cawat) kutang atau BH (Buste Hauder; bahasa Belanda) di salah satu areal kebun warga.

 

Barang itu ditemukan secara tak sengaja oleh Ketua RT 06 Kelurahan Kohul, HM Muhari HS. Dan kepada media ini dirinya mengatakan bahwa penemuan pakaian dalam wanita ini sudah lama, berawal ditemukannya beberapa lembar kutang (BH) dan ada juga celana dalam di kebun belakang rumahnya, di jalan Pangkalan Muntai RT 06 Kohul, Kalimatan Tengah.

 

”Saya kaget dan juga ada rasa risih adanya pakaian dalam wanita di kebun saya, yang diletakkan berserakan di dekat pohon pisang, yang kemudian langsung saya bakar,” ujarnya, Sabtu kemarin (17/2).

 

Kemudian lanjut Muhari, setelah penemuan itu dia juga beberapa kali menemukan lagi sekitar puluhan lembar BH, kemudian dibakarnya lagi. Namun ada juga puluhan lembar lainnya, yang dibiarkan saja karena letaknya agak jauh dari rumahnya.

 

”Di hutan sebelah kebun saya masih ada, dan yang terbanyak ditemukan adalah pakaian dalam bagian atas sedangkan yang lainnya beberapa lembar saja,” bebernya.

 

Muhari pun mengaku tidak mengetahui mengapa ada pakaian dalam wanita di sekitar lingkungan tempat tinggalnya. Menurutnya juga tidak ada warga setempat yang melapor kehilangan pakaian dalam wanita, sehingga hal ini dibiarkannya saja hingga akhirnya ada heboh pencurian celana dalam wanita di Kelurahan Kohil.

 

Sementara itu dari penelusuran media ini, terdapat sejumlah ibu rumah tangga yang ada di RT 05 Kohil dan RT 06 Kohul yang mengaku pernah kehilangan pakaian dalam. Namun mereka enggan melaporkan ke pihak berwajib, kendati mereka tidak habis pikir kenapa ada orang yang mau mencuri pakaian dalam mereka.

 

Dipaparkan Rahayu, salah seorang warga Kohil, dirinya mengaku sudah tiga kali berturut-turut kehilangan BH dan celana dalam. Setelah kejadian itu dirinya tidak pernah lagi menjemur pakaian dalamnya di luar rumah.

 

Selain itu, ada juga kalangan ibu rumah tangga yang enggan menanggapi adanya aksi pencurian aneh itu, dan minta masalah ini tidak dibesar-besarkan. Namun demikian, mereka merasa penasaran dan menginginkan pelakunya bisa sadar dan tidak lagi mengulangi perbuatannya.

 

Terpisah, Ketua RT 03 Kohil, Juharan mengatakan belum ada perkembangan kasus kehilangan pakaian dalam wanita yang dialami warganya dan dia juga berharap sudah tidak ada lagi aksi pencurian tersebut. (Ad/Fb-Kalteng)

Related search

    No internet connection No internet connection

Related Posts