Buron 3 Bulan, Pengerokan Dua Kaka Beradik Warga Sei Miai Diringkus

 Crime & Hukum, Umum

Suaraborneo.comBANJARMASIN – Perburuan kakak beradik yang terjerat kasus penganiayaan dan pengeroyokan, akhirnya tuntas. Hampir tiga bulan bersembunyi, Masrudin Noor alias Udin Togo (49) dan Nur Jami alias Jimi (39) dibekuk, Senin kemarin (19/2) sore pukul 17.00 Wita.

Selama ini polisi mencari keberadaan mereka ke beberapa daerah. Ternyata persembunyiannya tidak terlalu jauh dari markas Polsekta Banjarmasin Utara, yakni di Jalan Alalak Selatan Rt 4.

Personel Buser Polsekta Banjarmasin Utara dan Timsus Bekantan Polresta Banjarmasin, dipimpin Ipda Selamat Riyadi menyergap dua pria ini. Tak ada perlawanan berarti.

Pengeroyokan itu membuat korbannya, Suriadi alias Jalal (47) warga Jalan Kecubung 4 Griya Tama RT 13 Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala, mengalami luka sobek di lengan kanan. Ia terkena senjata tajam pelaku Jami. Pengeroyokan diduga karena tersinggung ketika ditegur korban, karena berteriak-teriak di jalanan.

Korban berusaha menenangkan mereka dan meminta lebih baik pulang. Namun, Udin Togo meradang. Dia lantas memeluk Suriadi. Sementara Jami yang membawa senjata tajam (Sajam) langsung mengeluarkan dan menusukkan ke arah leher. Beruntung, korban bisa melawan, sehingga hanya lengan kanannya saja terluka. Ia berusaha menyelamatkan diri. Sedangkan para pelaku langsung kabur.

Kapolsekta Banjarmasin Utara, Kompol Madyo Pranowo tak menyangkal kalau dua pelaku kakak beradik sudah ditahan. “Kasusnya masih kami dalami,” katanya. (Ad/KK-Bjm)

Related search

    No internet connection No internet connection

Related Posts