Lima Orang Keracunan Gas di Kapal MV Sumiei

image

Suaraborneo.com – Tadi malam tepatnya pada pukul 20.05 Wita, Sabtu (25/4) telah terjadi kasus musibah keracunan gas pada salah satu kapal MV Sumiei dari daerah Pelaihari Tanah Laut dengan tujuan daerah Jambi. Kapal tersebut memuat angkutan Biji Sawit/Kernil yang akan dibawa ke daerah Jambi.

Kapal tersebut memuat angkutan Biji Sawit/Kernil dengan berat tonase berkisar 600 Tonase. Kejadiannya berawal pada saat sang Nahkoda membuka pintu palka dan ternyata para korban langsung melakukan aktivitas kegiatan bongkar muat langsung pada saat itu juga.

Padahal sebelumnya sudah dihimbau oleh Nahkoda kapal MV Sumiei agar supaya tidak langsung untuk melakukan kegiatan tersebut selama kurun waktu 3 jam dan sudah berulang kali diberikan peringatan agar tidak melaksanakan kegiatan aktifitasnya.

Tetapi para korban menghiraukan himbauan tersebut dan langsung turun kebawah untuk melakukan tugasnya, entah supaya lekas selesai atau apa pun kenapa para korban tidak mengubris peringatan ini.

Sehingga para korban dengan cepat langsung turun kebawah palka dan ternyata tidak berselang lama para korban langsung mengalami lemas dan keracunan gas akibat terhirup gas beracun tersebut.

Awalnya hanya dua orang saja terlebih dahulu turun kebawah palka dan tidak berselang lama disusul lah oleh kedua rekannya lagi untuk turun kebawah, dan ternyata tidak berselang lama keempat orang tersebut langsung mengalami lemas.

Dan untuk korban yang kelima berasal dari Tim Kesehatan Pelabuhan yang mendengar kabar atas kejadian tersebut dengan spontan dia langsung turun untuk menolong dan mengevakuasi para korban, ternyata juga mengalami naas juga akibat terhirup gas beracun tersebut.

Adapun untuk kelima korbannya adalah Madi (55) sebagai Mandor, Jani (48), David (30), Syarani(40) dan satu dari Tim Kesehatan Pelabuhan yang bernama Dr Wahyu juga ikut mengalami musibah ini.

Setelah mengetahui telah terjadi musibah ini, kelima korban dengan segera langsung dilarikan kerumah sakit TPT supaya dapat dengan segera mendapatkan pertolongan dari Tim Medis Rumah Sakit TPT.

Dari kelima korban tersebut ada salah satu korban yang meninggal dunia yang bernama Madi (55) dan beliau juga merupakan anggota PMK Serkal Banjarmasin, sedangkan untuk keempat korban lain nya masih dalam penanganan pihak rumah sakit.

Nahkoda kapal MV Sumiei tersebut yang bernama Hernav Yuno Andreas membenarkan informasi ini pada saat di konfirmasi bahwa telah terjadi kecelakaan kerja pada kapal kami pada malam ini, kita sudah memperingatkan agar supaya tidak terlebih dulu melakukan bongkar muat kapal selama 3 jam, agar dan supaya menghindari kejadian ini,….Terangnya. (Ad/Gt.Ir-Bjm)

Check Also

Kronologi Terbongkarnya Tempat Pembuat Ekstasi Jenis Baru

SuaraBorneo.com – Terbongkarnya tempat pembuat pil ekstasi di sebuah rumah di Perumahan Sentra Pondok Rajeg …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.