Penggerebekan Bandar Sabu dan Ekstasi Jadi Tontonan Warga

 Crime & Hukum, Kalteng, Umum

Suaraborneo.com, SAMPIT – Penggerebekan bandar sabu dan ekstasi di Jalan Muchran Ali, Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim), Senin kemarin (26/2) jelang magrib jadi tontonan ratusan warga.

 

Ratusan warga menyaksikan penangkapan yang dilakukan polisi terhadap bandar tersebut yang tinggal di sebuah kamar barak nomor 8 di jalan Muchran Ali.

Mereka rupanya penasaran siapa yang ditangkap, karena banyak dari mereka yang tidak tahu siapa lelaki yang diringkus kepolisian tersebut.

 

“Penasaran juga mau lihat, apalagi katanya sabu yang disita cukup banyak,” ujar Fahri, salah satu warga yang ada di daerah tersebut.

 

Banyaknya warga yang menyaksikan penggrebekan tersebut membuat jalan itu sempat mengalami kemacetan. Karena banyaknya pengendara motor yang berhenti karena penasaran dengan penggrebekan tersebut.

 

Barang bukti sabu yang diamankan polisi berjumlah sekitar 700 gram lebih. Yang mana awalnya aparat kepolisian menangkap seorang kurir bernama Madi, yang tinggal di Kecamatan Baamang, dan menyita 8 paket kecil sabu.

 

Setelah itu dilakukan pengembangan yang mana Madi mengaku membeli sabu dari bandar bernama Sutarjo yang tinggal disebuah barak.

 

Usai mendapatkan informasi tersebut, pihak kepolisian yang dipimpin Kapolres Kotim AKBP Muchtar Supiandi Siregar melakukan penggerebekan, hingga akhirnya menemukan dua paket besar sabu dan pil ekstasi sebanyak 30 butir.

“Kedua tersangka sudah kami amankan, dan langsung kami bawa ke Mapolres untuk melakukan pemeriksaan mendalam,” kata Muchtar. (Ad/Mh/B-5)

 

Related Posts