Aksi Minta Ganti Rugi Lahan dan Pohon Warga Pulau Laut Tengah

 Daerah, Umum

image

Suaraborneo.com, BANJARMASIN – Aksi puluhan masyarakat Pulau Laut Tengah, Kotabaru dan berbagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Forum Masyarakat Peduli Tanah Air mengenai kepedulian lingkungan, Rabu (14/3), di gedung DPRD Kalsel Banjarmasin, mengenai sebagian masyarakat Pulau Laut Tengah yang belum mendapatkan ganti rugi dan harga tidak sesuai yang diharapkan dari perusahaan sawit PT Mukti Sarana Argo Mandiri (PT MSAM).

Perwakilan dari anggota dewan DPRD Kalsel, sekretaris Komisi III, Riswandi, “Untuk permasalahan melewati DPRD setempat, apabila mereka tidak sanggup menyelesaikan, baru ke DPRD Provinsi, aspirasi tetap kami terima, untuk permasalahan tambang memang Komisi I yang mempunyai kewenangan menampung aspirasi rakyat yang mengenai ganti rugi lahan tersebut, untuk kelanjutan nanti kami laporkan kepada ketua, semoga dapat diselesaikan,” pesannya.

Kesempatan wawancara kepada awak media suaraborneo, sebagai koordinator aksi, Rachmat, ketua RT 8 Desa Talino, Pulau Tengah, Kotabaru, menyampaikan, “Semua warga Pulau Laut Tengah seakan-akan di jajah digusur secara paksa, sejak mulai 21 Mei 2017 baru mengetahui beritanya tergusur tanpa memberitahukan kepada ketua RT setempat, setelah mengadakan rapat dengan Kapolsek Pulau Tengah sejak 23 Mei 2017, aspirasi kami masyarakat tidak direspon lahan tetap digusur, kemana kami melapor, warga tergusur 143 orang belum sama sekali diganti rugi, lahannya sekitar 200 hektar berupa kebun buah, padi, dari RT 1 sampai  RT 6 berjumlah 350 hektar, belum ada diganti ganti rugi, hampir saja rusuh setelah dipanggil Kapolsek Sungai Pinang, harapan kami tolong diselesaikan dengan wajar, pohon karet berusia 10 tahun cuma Rp 10 ribu tidak masuk akal, semestinya harga disesuaikan harga normal Rp 125 ribu perpohon,” ujarnya.

Pesannya lagi, “Permasalahan ekonomi rakyat sudah panen digusur dan ditanami lagi sawit, bagaimana nasib perekonomian rakyat, pohon durian berusia 100 tahun cuma diganti Rp 75 ribu, kami mengharapkan perhatian dari anggota dewan untuk keadilan” katanya. (adw/bny-bjm)

Related search

    No internet connection No internet connection

Related Posts