Banggar DPRD HST Diduga Berbau Aroma KKN Tercium LSM FMP Kalsel

Suaraborneo.com, BANJARMASIN – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Hulu Sungai Tengah (HST) ditingarai ada permainan mata dengan pihak kontraktor. Atas dugaan KKN itu, Front Merah Putih Kalsel melaporkannya ke Krimsus Polda Kalsel, sebagaimana surat tertanggal 29 Maret 2018, perihal laporan dugaan penyalahgunaan wewenang  anggota Banggar DPRD HST. Ditanda tangani ketuanya Sumarko.

Terkait permasalahan pembangunan rumah dinas jabatan Bupati, kantor Bupati dan dua proyek pembangunan portal pasar Barabai. Yang mana menurut FMP sebagaimana informasi didapat, bahwa portal itu dikerjakan pada tahun 2016 namun anggarannya tahun 2017. Artinya indikasi kuat kongkalingkong antara kontraktor dengan oknum anggota Banggar yang menyusun anggaran tersebut dan pihak eksekutif.

Sebagai bentuk kekuatan sosial kontrol yang mengawasi kinerja aparatur pemerintah baik legislatif dan eksekutif meminta kepada pihak Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalsel untuk dapat di kembangkan penyelidikan lebih lanjut, memeriksa dan memprosesnya sebagaimana laporan yang diduga kuat melawan hukum berdasarkan undang undang RI nomor 28 tahun 1999 tentang penyelenggaraan negara yang bebas dari Kolusi Korupsi dan Nepotisme (KKN) pasal 8 (1) dan pasal 9 (1) hurup a, b, c dan d, tentang peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan negara. (adw/aha)

Check Also

Diskominfo Dukung Desa Bungai Jaya Berbasis Desa Digital

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Perkembangan teknologi dimasa sekarang ini semakin pesat, terlebih dalam hal menuju …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.