PID Polda Kalsel dan Wartawan Serupa Tapi Tak Sama

image

Suaraborneo.com, BANJARMASIN – Penampilan personil PID Humas Polda Kalsel makin kekinian dan kasual. Tak melulu mengenakan seragam resmi. Terkadang, pakaian mereka kian mirip dengan para reporter yang sering  terlihat di televisi nasional dan lokal.

Atribut personil Bidang Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi (PID) Humas Polda Kalsel. Bukan hanya pakaiannya yang mirip reporter, tugasnya juga memang seperti reporter dengan liputan berbagai kegiatan dilingkup Polda Kalsel.

Bertugas pun tak kenal waktu, begitu menerima surat perintah tugas, harus ke lapangan. Bedanya dengan wartawan, diruang lingkup yang terbatas. Misal peliputan konferensi pers pengungkapan kasus, pelatihan personil, dan sejumlah kegiatan seremonial dan lainnya.

“Tugas kami memang mirip-mirip dengan wartawan,” kata Kasubid PID Polda Kalsel, Hamsan, kemarin (30/3). Rutinitasnya juga sama. Seperti perencanaan dan pembagian tugas liputan. Menulis berita, mengedit, hingga mengunggahnya ke situs resmi milik Polda Kalsel dan Polri.

Mereka tentunya sudah dilatih. Perihal penguasaan peralatan dan teknik fotografi dan videografi. Termasuk juga penulisan karya jurnalistik. Hingga peran-peran public relations sebuah institusi.

PID Humas diisi delapan personil. Mereka adalah Penda I Budi Santosa, Brigadir Yudha Krisyanto, Brigadir Wendy Fauzan, Brigadir Amidi, Brigadir I Putu Gde Artawan, Bripda Abdul Aziz Pambudi dan Bripda Sanjoyo Setyo Prabowo. Ditambah bantuan tambahan dari Pegawai Lepas Harian (PLH).

Kendati personilnya cukup banyak, mereka juga sering kelabakan. Apalagi jika sejumlah agenda bentrok dalam waktu bersamaan. Ditambah lokasi liputan yang jauh dan sulit dicapai.

Jika sudah begitu, sambung Brigadir Yudha, mereka harus pintar-pintar berkoordinasi. Baik dengan humas pemerintah atau media lokal setempat. “Harus bisa berkoordinasi dengan rekan kerja dan satker lain agar semua ter-cover,” tuturnya.

Bertugas di satuan humas, menurut Bripda Aziz, tidak jauh berbeda dengan satuan lain. Jika sudah mendapat surat perintah tugas, kapan dan dimana pun harus siap gerak. Perintah pimpinan harus dilaksanakan. “Tidak kenal waktu. Demi informasi, foto dan video yang harus tayang,” ucap Aziz seraya tersenyum.

Ada satu hal yang membuatnya kerasan dan senang bertugas di humas. Bukan hanya bisa meliput berbagai kegiatan pimpinan, tapi juga jadi lebih dekat dengan mereka. “Jadi lebih dekat dengan pimpinan,”.Jelasnya. (aha/adw-bjm)

Check Also

SPBU Terantang Ajak Konsumen Download Aplikasi MyPertamina di ‘Berkah Energi Pertamina’

MANDASTANA – Seperti yang lain memberikan promo pertamina di Berkah Energi Pertamina, SPBU 64.705.04 (Terantang) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.