Korban Lalin Tabrak Pagar Rumah di Banjabaru, Menghembuskan Napas Terakhir di RS Siaga

 Daerah, Umum

image

SuaraBorneo.com, BANJARBARU – Sebagaimana di lansir media online ini, “Niat Menjengok Anak, Warga Kapuas Kehilangan Akibat Kecelakaan Lalin”, korban suami isteri Padlan dan Siti Aisyah warga jalan Barito Gang 7b Melatu RT 08 RW 04 Kuala Kapuas. Telah terjadi kecelakaan lalulintas (Lalin) tunggal telah menabrak pagar rumah warga di jalan Bina Warga Guntung Payung Banjarbaru pada Jumat (05/05), korban suami isteri di evakuasi ke Rumah Sakit Idaman Banjar baru. Namun nyawa Siti Aisyah tidak tertolong, sedangkan suaminya Padlan yang mengalami luka parah patah tulang rusuk di rujuk ke RS Siaga di Banjarmasin.

Tepat hitungan satu minggu Padlan Pegawai Kantor Statistik Kuala Kapuas pada Kamis (12/04) sore pukul 16.20 Wita, telah menghadap Illahi di RS Siaga dimana almarhum dirawat. Kabar akan wafatnya Padlan di muat salah satu keluarga di grub facebook Kuala Kapuas, “Jenazah Sudah Berangkat Dari RS Siaga menuju Kapuas. Meninggalnya beliau Sebelum di operasi Setelah di beri Obat bius Kondisi Almarhum Kian kritis Sampai Sekitar pk.  16.20 WIB Dokter yang menangani menyatakan Beliau sudah meninggal.  kami dari pihak keluarga memohon maaf minta ikhlas apabila disemasa hidup beliau pernah berbuat salah, semoga amal ibadah beliau diterima di Sisi Allah SWT, Aamiin Ya Rabbal Alamiin..”.

Tentu saja kabar yang mengejutkan menjadi viral dan mengundang haru juga kebanjiran ucapan “Innalillahi Wainna Hirajiun” sembari do’a untuk almarhum dan anak satu-satunya yang menjadi yatim piatu pingsan begitu mengetahui kedua orang tuanya telah di panggil Allah Ta’alla. “Bila nak salah 1 aja om yang pondok pasantren di Banjarbaru, tadi anaknya pingsan trus jar adink ulun oleh bakawanan vnk”, tulis salah seorang saat dikonfirmasi. (aha-bjb).

Related Posts