Sedang Transaksi, Dua Budak Sabu Diringkus Satres Narkoba Polres HST

image

Suaraborneo.com, BARABAI  – Dalam rangka menindak lanjuti dari kasus peredaran dan penggunaan Narkoba, Sat Narkoba Polres HST melaksanakan giat penangkapan terhadap pengedar narkoba jenis sabu, Kamis (19/04) kemarin sekitar pukul 00.15 Wita. Sat Narkoba Polres HST berhasil menangkap dua orang pelaku penyalahguna narkoba yang masing-masing berinisial MBR (19) warga jalan Muallimin Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan RD (41) warga Jalan Perintis Kemerdekaan Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Kedua pelaku tersebut ditang petugas saat akan sedang bertransaksi narkotika jenis sabu-sabu di jalan depan Mesjid Dalillul jalan Mualimin Kelurahan Barabai Darat Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

“Dua orang pelaku narkoba berhasil ditangkap Sat Res Narkoba pada Kamis tengah malam. Ini merupakan salah satu upaya Polres HST dalam memberantas peredaran narkoba di HST,” ujar AKBP Sabana Atmojo, Kapolres Hulu Sungai Tengah.

Penangkapan pelaku berawal dari anggota Sat Res Narkoba yang mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di Kelurahan Barabai Darat sering terjadi transaksi narkoba jenis sabu-sabu. Mendapatkan informasi tersebut, sigap petugas dari Sat Res Narkoba segera melakukan penyelidikan didaerah tersebut.

“Penangkapan terhadap pelaku merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat tentang peredaran narkoba yang terjadi di kelurahan Barabai Darat,” jelas Sabana Atmojo.

Dari hasil penyelidikan, muncullah dua orang pelaku MBR dan RD yang akan melakukan transaksi sabu. Tidak mau buruannya kabur, petugas segera melakukan penangkapan terhadap dua pelaku tersebut. Kemudian petugas melakukan penggeledahan dan berhasil menemukan satu paket narkotika jenis sabu-sabu berupa 1 (satu) paket sabu-sabu di dalam kotak rokok.

Selanjutnya kedua pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres HST guna proses penyidikan lebih lanjut. “Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu paket sabu-sabu yang dibungkus deng an plastik klip warna bening yang dimasukan didalam kotak rokok Magnum Mild Biru,” kata Sabana.

“Pelaku dapat dijerat dengan pasal 114 ayat 1 sub 112 ayat 1 UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman kurungan penjara pal ing lama 20 tahun” jelas Sabana Atmojo. (adw/mh/humpolres-hst)

Check Also

Kasdim 1002/Barabai-Korem 101/Antasari, Inspektur Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-73

BARABAI – Seluruh Anggota Makodim 1002/Barabai Korem 101/Antasari dan PNS melaksanakan upacara 17-an dengan inspektur …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.