Bocah Ini Selamat Tidak Sadarkan Diri Minum Miras Oplosan

image

Suaraborneo.com, PALANGKARAYA – Terlepas dari razia yang terus-menerus dilakukan pihak kepolisian belakangan, korban tewas akibat konsumsi minuman keras (miras) oplosan masih terus berjatuhan. Para pengamat menilai konsumsi miras oplosan sudah menjadi masalah sosial.

Ditemukan remaja tergeletak di halaman bangunan wisata daerah Dermaga Flamboyant, A (14), mengalami ketidaksadaran diri karena telah mengkonsumsi alkohol oplosan. Remaja tersebut dibawa ke Polsek Pahandut untuk diamankan dan diberikan teguran, karena masih anak dibawah umur supaya tidak mengulang perbuatannya lagi.

 

Sosiolog Universitas Nasional Nia Elvina, memberi pandangan, “Saya kira fenomena seperti ini merupakan cerminan dari gejala depresi sosial di masyarakat kita,” kata Nia, kemarin. (dikutif republika.co.id)

 

Ia berani menjamin, kebanyakan warga yang menjadi korban tewas miras oplosan hidup di bawah garis kemiskinan. Persoalan ekonomi, kata Nia, mendorong para korban mencari “penyelamat” sejenak untuk melupakan permasalahan mereka.

 

Nia memaparkan, mereka yang berusia antara 25-60 tahun dan mengonsumsi miras oplosan biasanya memang orang-orang yang memiliki masalah ekonomi, baik yang di desa maupun di kota. Sementara, mereka yang berusia 13-22 tahun dan mengonsumsi miras oplosan adalah mereka yang terkena pengaruh dari permasalahan ekonomi keluarga masing-masing.

 

“Harus diselesaikan dari akarnya, ekonomi, atau dengan kata lain lapangan kerja tersedia. Inflasi harus ditekan ke titik minim oleh pemerintah,” kata Nia.

 

Gelombang kematian massal akibat miras oplosan tahun ini mulai mengemuka pada awal April ketika 34 warga Jabodetabek tewas selepas berpesta miras oplosan. Berselang sepekan, kematian massal akibat miras oplosan kembali terjadi di Jawa Barat yang merenggut 62 nyawa. (adw/fb)

Check Also

Kejari Pangkep Sulsel, KPPN dan KBB Sulteng Apresiasi Aksi Relawan Kalimantan Peduli Bertugas di Sulteng

PALU, SuaraBorneo.com – Kejari Pangkep Sulawesi Selatan M Firmansyah Subhan SH.,MH apresiasi relawan Kalimantan Peduli …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.