Pengedar Carnophen Berhasil Ditangkap Polsek Batang Alai Utara

 Crime & Hukum, Daerah, Umum

image
Suaraborneo.com, BARABAI – Penyalahgunaan narkoba merupakan penyakit masyarakat, dalam hal ini Polres HST terus berupaya pemberantasannya tanpa didukung dan di bantu oleh masyarakat, dalam rangka menindak lanjuti dari kasus peredaran dan penggunaan Narkoba tersebut. Polres HST beserta Polsek Jajaran berhasil menangkap pengedar obat psikotropika jenis carnophen, Senin (23/04) sekitar jam 10.00 Wita.

“Senin pagi, Polsek Batang Alai Utara berhasil menangkap satu orang pengedar obat jenis carnophen” kata Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo SIK MH.Pelaku berinisial MN (29) warga Desa Sumanggi Kecamatan Batang Alai Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah. MN ditangkap anggota Polsek Batang Alai Utara karena sering mengedarkan obat jenis Carnophen. Kronologis penangkapan pelaku bermula saat anggota dari Polsek Batang Alai Utara mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di Desa Ilung Tengah, sering terjadi transaksi jual beli narkoba.Menyingkapi laporan tersebut, maka petugas segera melakukan penyelidikan disekitar TKP.

“Menurut dari keterangan warga, pelaku ini sering menjual belikan obat jenis carnophen di Desa Ilung” jelas Sabana Atmojo. Dari hasil penyelidikan tersebut di ketahui pelaku sedang berada di pinggir jalan umum Desa Ilung Tengah. Tidak mau buruannya kabur, petugas segera melakukan penangkapan terhadap pelaku yang saat itu sedang menunggu pembeli datang. Kemudian petugas melakukan penggeledahan dan dari hasil penggeledahan tersebut, petugas berhasil menemukan barang bukti berupa 25 (dua puluh lima) butir obat jenis carnophen dikantong celana pelaku.

Selain itu petugas juga mengamankan barang bukti uang tunai sebesar Rp 509.000 diduga sebagai uang hasil penjualan carnophen sebelumnya. Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Batang Alai Utara guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Pelaku ditangkap petugas saat sedang menunggu calon pembelinya. Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti 25 butir obat jenis carnophen dan uang lima puluh ribu rupiah,” lanjut Kapolres. “Pelaku akan dijerat dengan pasal 196 sub pasal 197 UU RI. No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan,” tegas Kapolres Sabana Atmojo. (adw/humpolres-hst)

Related search

    No internet connection No internet connection

Related Posts