Musim Panen Raya di Banua Anam, Harga Beras Turun Sembako Lain Naik

image
Suaraborneo.com, BANJARMASIN – Harga beras di sejumlah pasar tradisional di Kota Banjarmasin terpantau turun. Penurunan harga terjadi pada seluruh jenis beras, mulai beras premium, medium hingga beras biasa. Penurunan harga, disebabkan sekarang memasuki musim panen raya terutama di daerah hulu sungai.

Pedagang beras di Pasar Lama, Kamilah mengatakan, harga beras jenis medium saat ini dibanderol Rp 11.000 per kilogram. Adapun harga beras biasa sudah turun menjadi Rp 10.000 per kilogram.

Kamilah menyampaikan, sebulan silam, harga beras kualitas medium berkualitas baik mencapai harga tertinggi Rp 13.000 per kilogram. Namun, dua pekan lalu harga berangsur turun menjadi Rp 12.000 per kilogram. “Pekan ini, harga beras medium kembali turun”, paparnya.

Menurut dia, penurunan disebabkan semakin pasokan yang melimpah karena sekarang di wilayah hulu sungai lagi musim panen raya terutama di Kandangan, Rantau dan Barabai.

“Sudah turun. Sekarang yang super Rp 11.000, kalau yang biasa seperti IR 42 dan beras ungga harganya berkisar Rp 8.500 sampai Rp 9.000 per kilogram. Saya ambil sendiri langsung ke penggilingan padinya. Mungkin karena sudah musim panen, sudah ada stok padinya,” tutur Kamilah.

Kamilah memperkirakan harga beras akan semakin turun pada dua pekan mendatang. Pasalnya, di daerah Balangan, Amuntai dan Tanjung juga sudah memasuki musim panen.

Sementara itu salah seorang pedagang beras di Muara Kelayan, H Husni mengatakan, dalam sebulan terakhir harga beras mengalami penurunan antara Rp500 sampai Rp1000 per kilogram. “Biasa pak kalau memasuki musim panen harga beras mengalami penurunan karena pasokan cukup banyak dari banua anam,” ujarnya.

Meskipun harga beras mengalami sedikit penurunan, hal sebaliknya justru terjadi di harga ayam potong dan ikan. Dua jenis lauk yang paling digemari masyarakat ini mengalami kenaikan yang lumayan tinggi.

Pantauan awak media di Pasar Kalindo, harga ayam potong dijual Rp40 ribu per kilogram. Sedangkan ikan tongkol Rp Rp45 ribu per kilogram. Sementara itu ikan lajang sudah menembus Rp30 ribu per kilogram.

“Selain harga ayam dan ikan mengalami kenaikan, harga telor ayam ras dan telur itik juga naik. Sekarang telor ayam ras Rp27 ribu per kilogram. Sedangkan telur itik tambak kami jual Rp2.800 per biji,” ujar Hatmah salah seorang pedagang sembako¬† di pasar Kalindo. (adw/ans)

Check Also

Kejari Pangkep Sulsel, KPPN dan KBB Sulteng Apresiasi Aksi Relawan Kalimantan Peduli Bertugas di Sulteng

PALU, SuaraBorneo.com – Kejari Pangkep Sulawesi Selatan M Firmansyah Subhan SH.,MH apresiasi relawan Kalimantan Peduli …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.