Munas ke-II Artipena, Bergerak Bersama Memberantas Narkoba di Kalsel

image
SuaraBorneo.com, BANJARMASIN – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Drs H  Abdul Hari Makkie MSi, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama bergerak memerangi penyalahgunaan narkoba.

Hal tersebut disampaikan Sekda Abdul Haris  usai membuka Musyawarah Nasional II Aliansi Relawan Perguruan Tinggi Anti Penyalahgunaan Narkoba (Artipena) di Gedung Mahligai Pancasila, Selasa (08/05) malam.

Dia menjelaskan di Indonesia hampir 50 orang per hari meninggal akibat narkoba. Bahkan, menurut Haris, masalah itu telah menjadi perhatian serius karena kejahatan narkoba sudah menyerang berbagai macam kalangan.

“Makanya, kita harus bergerak bersama-sama untuk memberantas narkoba dimulai dari lingkungan terkecil dari rumah tangga kita sekolah, pesantren, kampus dan seluruh masyarakat harus bergerak bersinergi untuk melawan penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.

Sekda juga mengapresiasi dan mendukung pelaksanan Munas ke II dan berdirinya Artipena di Kalimantan Selatan yang menjadi bukti perang terhadap narkoba.  “Bagaimana pun perang terhadap narkoba itu perlu mendapat dukungan masyarakat, bukan hanya pemerintah. Sebab, Indonesia sudah darurat narkoba,” tegasnya

Dirinya berharap ada beberapa rekomendasi yang dihasilkan dari diskusi untuk disampaikan kepada Pemprov Kalsel agar dapat diaplikasikan guna mewujudkan Kalimantan Selatan bersih dari penyalahgunaan narkoba.

“Kita berharap ada rekomendasi dan keputusan-keputusan yang yang strategis yang bisa disampaikan ke kami untuk memerangi penyalahgunaan narkoba, Mari kita selamatkan generasi muda kita, kita selamatkan para penerus kita dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalsel Brigjen Pol Nixon Manurung, mengatakan,  kehadiran Artipena merupakan mitra strategis BNNP Kalsel dalam pelaksanan P4GN. “Apalagi, perguruan tinggi merupakan wadah membangun dan mencetak generasi penerus bangsa untuk meneruskan pembangunan bangsa ke depan,” tegas jenderal bintang satu ini.

Ketua DPW Artipena Kalsel, Prof Dr Sutarto Hadi, menilai fenomena penyalahgunaan narkoba semakin kronis. Hal ini merupakan bentuk pelemahan bangsa, apalagi Indonesia mendapatkan bonus demografi dan menjadikan nusantara sebagai kekuatan besar di dunia pada 2045

“Kalau tidak diberantas narkoba dari sekarang, maka Indonesia tidak bisa menikmati bonus demografi. Karenanya, mulai dari sekarang bergerak bersama-sama seluruh elemen bangsa untuk memberantas penyalahgunaan narkoba,” ucap Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ini

Menurutnya, rangkaian kegiatan Munas kali ini memiliki agenda diskusi yang membahas persoalan strategis baik upaya pencegahan dan penyalahgunaan Narkoba. “Munas Artipena II kali ini mengambil tema kebijakan terstruktur P4GN berbasis Tri Dharma untuk menanggulangi darurat narkoba demi terwujudnya kampus yang bersih dari penyalahgunaan narkoba,” ucapnya. (adw/fah)

Check Also

Biddokkes Polda Kalsel Periksa Kesehatan dan Obat Gratis Bagi Pengunjung Siring Menara Pandang

BANJARMASIN – Tim Biddokkes Polda Kasel dengan pelaksana Brigadir Halimatus Saniah, Pengda Manik S. R, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.