Aksi Tolak Tambang, Tuntut Gubernur dan DPRD Kalsel Bikin Perda #Save Pulau Laut

image
SuaraBorneo.com, BANJARMASIN – LSM Anak Kaki Gunung Sebatung (AKGUS) bersama seluruh jajaran Laskar Pulau Laut Kabupaten Kotabaru, dalam aksinya, menuntut, memberi dukungan, sekalian ucapan terima kasih, penghargaan kepada Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, bersama jajaran yang mengambil sebuah keputusan terbaik, mencabut ijin pertambangan di Pulau Laut, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Jum’at (10/05), di depan kantor DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin.

Aspirasi masyarakat mendukung dan menilai bahwa dengan dicabutnya ijin pertambangan di Pulau Laut, tindakan yang mulia, “Kami menganggap Gubernur Kalsel adalah Gubernur yang terbaik di Republik Indonesia yang sangat memahami keinginan masyarakat Pulau Laut kabupaten Kotabaru,” jelasnya isi dari tuntutan dan dukungan.

Kemudian lanjutnya, “Dengan ini kami masyarakat menuntut kepada Gubernur bersama DPRD Kalsel segera membuat Perda Provinsi Kalimantan Selatan, Pulau Laut Kabupaten Kotabaru bebas dari aktivitas pertambangan batu bara,” pintanya

“Kami masyarakat Pulau Laut kabupaten Kotabaru menyatakan bahwa kami siap mendukung Gubernur dan DPRD Kalsel dengan segenap jiwa raga kami sampai titik darah terakhir, Merdeka,” lanjutanya.

Koordinator aksi, Ardiandi bang Tungku, menyampaikan, “Sebagai asli kelahiran Kotabaru, sejak tahun 2000, kami menolak pertambangan batu bara, mulai kebijakan pemerintah baik legal maupun elegal, bersama warga Laskar Pulau Laut, pemerintahan pada saat itu bupati Syahrani Mentaya, sempat mengeluarkan surat nomor 30 Perbup 2004, kami merasa senang, tetapi akhirnya diujung kepemimpinan beliau di tahun 2009 kami merasa kecewa, menyatakan keputusan RT RW di Pulau Laut sebagai daerah pertambangan dan nelayan, tidak melakukan perundingan lebih dulu dengan masyarakat, bermain mata dengan perusahaan tambang yang berkuasa pada saat ini, bagaimana jangankan manusia bantengpun kami lawan untuk menolak pertambangan di Pulau Laut kabupaten Kotabaru di Kalimantan Selatan, demi menjaga alam kami untuk diwariskan generasi cucu kami, sampai titik darah terakhir, naga ulit naga umbang, haram manyarah waja sampai keputing,” tegasnya. (adw/ans)

252 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Check Also

Walikota Banjarmasin Kunjungi Lokasi TMMD ke-105 Kodim 1007/Bjm

BANJARMASIN, SuaraBorneo – Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina melakukan kunjungan kerja ke lokasi TMMD ke …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.