Taufiq: Prihatin Tragedi Bom di Surabaya, Mengedepankan Kepentingan Kebangsaan

Ket Foto: Ketua JOIN Kalsel, Anas Aliando, dengan Kepala Kesbangpol Pemprov Kalsel, Taufiq Sugiono

SuaraBorneo.com, BANJARMASIN – Tiga bom meledak di tiga gereja di Surabaya, Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya pada pukul 07.15 WIB.Kemudian GKI di Jalan Dipinegoro pada pukul 07.45 WIB, GPPS di Jalan Arjuno pada pukul 07.50 WIB, menewaskan informasi didapat saat ini 9 orang.

Disamping itu, semua kalangan juga mengutuk keras perbuatan tidak beradab dan tidak berperikemanusiaan kelompok teroris yang melakukan teror berupa pengemboman atau cara apapun di seluruh wilayah Indonesia seperti yang dilakukan hari ini di Surabaya, Minggu (13/5/2018) pagi.

Pada kesempatan Ketua JOIN Kalsel, Anas Aliando, melakukan wawancara ekslusif dengan Kepala Kesbangpol Pemprov Kalsel, Taufiq Sugiono, menyampaikan, terkait peristiwa bom bunuh diri di Surabaya,”Kita semua prihatin menjelang Ramadhan bom bunuh di tempat ibadah non muslim, dipersepsikan seakan-akan kita berhadapan dengan mereka, jangan sampai persepsi ini menjadi liar termakan issue yang membahayakan persatuan bangsa, berharap di negeri harus mengedepankan kepentingan kebangsaan harus dipisahkan hanyar sekelompok orang, mencegah ini semua fungsi yang membidangi ini kita serahkan ke intelegen di Polri dan TNI serius mencegah jangan sampai hal ini sampai terjadi lagi,” kata Taufiq

Taufiq melanjutkan, “Kesbangpol secepatnya akan memantapkan langkah-langkah bersama fungsi intelejen, bersifat diteksi mencegah jangan sampai ini terjadi,” ucapnya. (adw/ans)

131 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Check Also

Pasca Pemilu, Bupati Minta Perangkat Daerah Antisipasi Kerawanan Konflik

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pasca Pemilu serentak Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat meminta seluruh …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.