Pasar Wadai Wisata Kuliner Ramadhan di Banjarmasin

image
SuaraBorneo.com, BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi  Kalimantan Selatan mendukung pengembangan pasar wadai Ramadhan Banjarmasin yang lebih besar hingga menjadi andalan wisata kuliner Kalimantan Selatan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan H Abdul Haris usai membuka pasar wadai Ramadhan Banjarmasin, Kamis, (17/5).

Kami setuju dengan pengembangan pasar wadai yang lebih besar dengan menghadirkan makanan khas dari seluruh kabupaten kota di Kalimantan Selatan, Bisa saja nantinya diselenggarakan secara tersendiri sebagai wisata kuliner Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Menurut Sekda, dengan berkumpulnya beragam kue hingga makanan dalam satu even, tak mesti harus di bulan Ramadhan.

Potensi wisata kuliner khas Kalsel juga perlu dikembangkan lagi. Saya berharap B        Banjarmasin bisa memikirkan ruang khusus untuk makanan-makanan tradisional yang dijual. Jadi, tak harus menunggu setahun sekali, tapi tiap hari bisa ditemui,” ujarnya.

Dikatakannya, pasar wadai ini bukan hanya tempat perdagangan yang mampu memberikan kontribusi pada ekonomi masyarakat tapi juga sarana untuk melestarikan makanan khas yang dimiliki oleh Kalimantan Selatan.

Wakil Walikota Banjarmasin, Hermansyah, mengatakan, melalui pasar wadai ini masyarakat dapat terbantu dalam persiapan berbuka puasa.

“Pasar wadai juga menggairahkan perekomian dan juga mengenalkan kuliner khas Kalsel kepada warga pendatang dan wisatawan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin Ikhsan Alhak mengungkapkan, ada sebanyak 150 pedagang kuliner yang berjualan di pasar wadai Ramadhan Banjarmasin ini.

“Dari 150 stan kuliner itu selain diisi para pedagang kuliner, juga ada 30 stan swasta BUMN, BUMD, Dekranasda, 10 stan UMKM dan 4 stan wirausaha baru serta para PKL,” jelasnya.

Ikhsan menyebutkan, Pemerintah Kota akan memeriahkan pasar wadai ini setiap harinya dengan beragam pentas kesenian, baik seni relegi, tradisi dan moderen.

“Kita akan buat tampilan pasar wadai Ramadhan tahun ini lebih baik lagi dari tahun sebelumnya, sehingga akan bisa menarik wisata daerah,” ujarnya.

Ikhsan juga menyatakan bahwa dirinya sempat diskusi dengan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalsel, untuk mewacanakan pasar wadai yang lebih besar.

“Alangkah bagusnya jika pasar wadai di Banjarmasin menjadi miniatur kuliner Kalsel. Semoga tahun depan setiap Kabupaten Kota di Kalsel bisa berpartisipasi menampilkan makanan khas daerahnya, sehingga pasar wadai benar-benar menjadi pusat kuliner,” harap Ikhsan. (*/ads)

239 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Check Also

Dekopinda Banjarbaru Salurkan Bantuan Kebakaran Cempaka

BANJARBARU, SuaraBorneo – Bantuan untuk korban kebakaran di tiga RT Kelurahan Cempaka Kota Banjarbaru, terus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.