RS Kalsel Perlu Tambahan Laboratorium Kalibrasi dan Tenaga Elektromedik

image
SuaraBorneo.com, BANJARBARU – Kalimantan Selatan perlu penambahan Laboratorium Kalibrasi dan juga petugas elektromedik di Rumah Sakit di Kalsel menjadi perhatian serius Ombudsman RI.

Hal ini diungkapkan oleh Anggota Ombudsman RI, Dadan S. Suharmawijaya dalam pertemuannya dengan Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Abdul Haris dan beberapa Direktur Rumah Sakit milik Provinsi Kalimantan Selatan, di Kantor Sekdaprov Kalsel, Jumat (18/5).

Ombudsman RI yang sedang melakukan investigasi mengenai Kalibrasi alat-alat kesehatan dalam rangka peningkatan pelayanan publik.

Hasil temuannya adalah sarana prasarana untuk melakukan Kalibrasi pada Rumah Sakit tidak memadai, begitu juga dengan ketersediaan tenaga atau PNS elektromediknya.

Kalibrasi sendiri yang merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk menentukan kebenaran konvensional nilai penunjukkan instrument/ alat ukur dan bahan ukur, dengan cara membandingkan terhadap standar ukurnya yang tertelusur ke standar nasional/ internasional, menjadi hal yang sangat penting pada alat kesehatan.

Untuk dilakukan kalibrasi, terlebih pada alat kesehatan yang rutin digunakan setiap hari di sarana pelayanan kesehatan.

“Sesuai dengan tugas dan wewenang yang terdapat dalam Undang-undang Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman RI,maka kami memiliki inisiatif untuk melakukan investigasi tentang pelayanan kesehatan utamanya mengenai kalibrasi alat kesehatan, temuan kami menunjukkan bahwa hanya terdapat laboratorium kalibrasi di Kalsel dan itu pun melayani Rumah Sakit regional Kalimantan,” jelas Dadan .

Diketahui bahwa saat ini hanya terdapat 2 laboratorium kalibrasi di Kalimantan Selatan yang melayani Rumah Sakit semua regional Kalimantan. Selain itu tenaga elektromediknya pun sangat tidak memadai jumlahnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah Prov Kalsel, Abdul Haris Makkie yang didampingi oleh Direktur RS Ulin Banjarmasin, RSJ Sambang Lihum, RS Gigi dan Mulut dan RS Ansari Saleh Banjarmasin, mengungkapkan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Rumah Sakit yang ada di Kalsel untuk segera menindaklanjuti harapan Ombudsman.

“Kami segera tindak lanjuti, apalagi terdapat beberapa Rumah Sakit yang berada di wilayah Pemprov Kalsel memberikan pelayanan kesehatan yang tidak hanya untuk masyarakat Kalsel namun juga diluar Kalsel” ucap Abdul Haris.

Kedatangan Anggota  Ombudsman RI di dampingi juga oleh Kepala Perwakilan Ombudsman RI Prov Kalsel, Noorhalis Majid, serta anggota Ombudsman RI lainnya, selain itu turut hadir pula perwakilan dari SKPD dilingkup Pemproov Kalsel yang terkait dengan investigasi dari Ombudsman tersebut. (*/ads)

185 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Check Also

Walikota Banjarmasin Kunjungi Lokasi TMMD ke-105 Kodim 1007/Bjm

BANJARMASIN, SuaraBorneo – Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina melakukan kunjungan kerja ke lokasi TMMD ke …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.