Sedikitnya 80 Meriam Disiapkan Untuk Perayaan Lebaran di HST

 Daerah, Umum

SuaraBorneo.com, BARABAI – Bumi Murakata Barabai kembali akan bergemuruh pada malam kedua Lebaran Idul Fitri 2l1439 Hijriah yang tinggal beberapa saat lagi.

Bergemuruh dan bergetarnya kota apam tersebut bukan karena suara petir maupun gempa namun, disebabkan oleh suara meriam karbit dari pohon aren yang di sulut oleh warga hingga radius 15-25 Km.

Dentuman suara meriam tersebut menandakan sebuah perayaan atau tradisi tahunan warga HST dalam merayakan hari kemenangan setelah sebulan penuh kaum muslimin berperang melawan hawa nafsu dibulan suci Ramadhan.

Ketua panitia pelaksana H. Murjani melalui pelindung pelaksana Hasani B menuturkan, sedikitnya delapan puluh meriam karbit dari pohon aren di siapkan untuk perayaan lebaran kali ini dengan melibatkan delapan desa di kecamatan Pandawan “, tuturnya pria yang menjabat kepala desa tersebut kepada SuaraBorneo.com.

Seperti tahun sebelumnya, tradisi tahunan yang dimulai pada pukul 21:00 Wita hingga jam 10 pagi ini memang ampuh menarik puluhan ribu pengunjung yang didominasi oleh warga dari luar kabupaten HST.

Menggunakan dana dari swadaya masyarakat, panitia telah menyiapkan lebih dari 1 ton karbit yang menghabiskan dana hingga puluhan juta rupiah.

Apabila lebaran jatuh pada hari Jumat (15/06) maka tradisi yang dimulai sejak puluhan tahun silam tersebut akan di gelar pada malam hari nya atau pada malam hingga sabtu pagi. (*pp/hst)

Related search

    No internet connection No internet connection

Related Posts